Untuk semua Muslim yang bergumul dengan kekhawatiran mendalam, sebuah pengingat lembut: salat kita bukan mesin penjual otomatis untuk doa.
Coba pikirkan-kalau memang begitu cara kerjanya, pasti banyak imam dan hafiz kita yang berilmu akan menjalani hidup yang sempurna dan penuh berkah, tanpa kesulitan apa pun. Aku juga nulis ini buat diriku sendiri, soalnya jujur, aku sering terjebak dalam pola pikir yang sama. Islam membawa 'salaam'-kedamaian. Damai dengan apa? Damai dengan ketetapan Allah untukmu. Berdoalah, mintalah kepada-Nya dengan tulus apa yang kamu butuhkan, teruslah meminta jika itu halal dan benar-benar penting. Tapi jangan kaitkan kekuatan imanmu dengan apakah doamu langsung dikabulkan atau sama sekali tidak. Kalau kamu udah baca sampai sejauh ini, ucapkan Alhamdulillah sekarang juga. Ucapkan lagi kalau kamu bisa menyadari berkah-berkah yang sudah Allah berikan padamu. Lalu ucapkan lagi... dan lagi... selama hatimu masih merasakan rasa syukur yang tulus itu.