saudara
Diterjemahkan otomatis

Untuk semua Muslim yang bergumul dengan kekhawatiran mendalam, sebuah pengingat lembut: salat kita bukan mesin penjual otomatis untuk doa.

Coba pikirkan-kalau memang begitu cara kerjanya, pasti banyak imam dan hafiz kita yang berilmu akan menjalani hidup yang sempurna dan penuh berkah, tanpa kesulitan apa pun. Aku juga nulis ini buat diriku sendiri, soalnya jujur, aku sering terjebak dalam pola pikir yang sama. Islam membawa 'salaam'-kedamaian. Damai dengan apa? Damai dengan ketetapan Allah untukmu. Berdoalah, mintalah kepada-Nya dengan tulus apa yang kamu butuhkan, teruslah meminta jika itu halal dan benar-benar penting. Tapi jangan kaitkan kekuatan imanmu dengan apakah doamu langsung dikabulkan atau sama sekali tidak. Kalau kamu udah baca sampai sejauh ini, ucapkan Alhamdulillah sekarang juga. Ucapkan lagi kalau kamu bisa menyadari berkah-berkah yang sudah Allah berikan padamu. Lalu ucapkan lagi... dan lagi... selama hatimu masih merasakan rasa syukur yang tulus itu.

+267

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aduh, perbandingan dengan mesin penjual itu bener-bener nyakitin.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Kebenaran yang keras. Terkadang kita memperlakukan Allah layaknya penyedia layanan. Semoga kita menemukan ketenangan dalam rencana-Nya.

+10
saudara
Diterjemahkan otomatis

Perlu dengar ini hari ini. Sangat frustasi saat hal-hal tak berjalan sesuai harapanku setelah berdoa sungguh-sungguh. Ini mengubah perspektifku akan semuanya. Terima kasih untuk pengingatnya.

+14
saudara
Diterjemahkan otomatis

Tepat sekali. Ketenangan datang dari percaya pada kebijaksanaan di balik jawaban yang kita terima, dan yang tidak.

+6
saudara
Diterjemahkan otomatis

Pandangan ini benar-benar mengubah segalanya. Ia menghilangkan banyak tekanan dan rasa bersalah yang kita bebankan pada diri sendiri. Jazakallah khair sudah menuliskannya.

+22
saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah. Baca ini langsung bikin aku nyebutin tiga hal yang aku syukuri. Bersyukur itu segalanya.

+16
saudara
Diterjemahkan otomatis

Sangat tepat dikatakan. Ini tentang penerimaan, bukan transaksi. Salam berasal dari penyerahan diri.

+11
saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah. Aku merasakannya.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar