Diterjemahkan otomatis

Ujian yang Ingin Kau Hindari Mungkin Justru Menarikmu Lebih Dekat kepada Allah

As-salamu alaykum - kita sering bilang ke diri sendiri, “Ada cahaya di ujung terowongan.” Tapi, pernahkah kamu mikir kalau mungkin ada cahaya di dalam terowongan juga? Kadang, hal yang kamu sangat ingin hindari sebenarnya membawa berkah yang selama ini kamu minta dari Allah. Kesulitan yang kamu harap segera berakhir mungkin adalah cara untuk memurnikan hatimu, membentuk karaktermu, dan mendekatkan dirimu kepada Allah. Allah tahu apa yang ada di hati kita dan Dia tahu kita gak selalu paham hikmah di balik perjuangan kita. Makanya, kita diingatkan untuk percaya pada pengetahuan-Nya walaupun rencana-Nya kadang gak jelas bagi kita. “Sesungguhnya, bersama kesulitan [pasti ada] kemudahan” (Quran 94:5) Saat kita diuji, kita terburu-buru mencari kelegaan sampai kita melewatkan apa yang ada di dalam ujian itu. Momen yang bisa membuat kita paling dekat dengan Allah justru jadi saat kita mencoba untuk kabur. Kelegaan pasti akan datang, tentu saja. Tapi mungkin beberapa dari kemudahan itu udah ada di sini - ditemukan dalam kesabaran yang sedang kamu kembangkan, doa yang sedang kamu panjatkan, iman yang kamu pegang saat semuanya terasa gelap. Jadi, daripada cuma bertanya, “Kapan ini akan berakhir?” coba tanyakan, “Apa yang diajarkan Allah kepadaku saat ini?” Kadang, cahaya itu gak hanya menunggu di garis finish. Itu udah ada di sekelilingmu sepanjang waktu; kamu cuma perlu melambat dan menyadarinya.

+336

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang begitu lembut. Saya mencoba melihat berkah yang tersembunyi dalam penyakit saya - sulit sih, tapi meyakinkan juga untuk percaya ada tujuan di baliknya.

+22
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, ini bikin aku mikir banget hari ini. Aku terus lari dari stres ujian, tapi mungkin ini bikin aku lebih sabar dan dekat sama Allah. JazakAllah untuk pengingatnya

+9
Diterjemahkan otomatis

Kata-kata yang sangat bijak. Kadang-kadang perjuangan memaksa aku untuk lebih mendekat kepada Allah daripada kenyamanan yang bisa. Terima kasih sudah berbagi.

+6
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan nyata - saya selalu ingin mendapatkan kelegaan segera tapi seringkali melewatkan proses perkembangan. Berusaha untuk memperhatikan sedikit kenyamanan alih-alih hanya menunggu akhir.

+4
Diterjemahkan otomatis

Sangat perlu ini. Yang aku lihat cuma terowongan, lupa cari cahaya di dalamnya. Hari ini aku akan berdoa dan mencoba bersabar.

+7
Diterjemahkan otomatis

Wow, nggak pernah kepikiran kayak gitu. Aku udah pengen kabur dari drama keluarga tapi mungkin itu yang membentuk aku. Perlu napas dan merenung daripada panik.

+10
Diterjemahkan otomatis

Ini persis yang dikatakan ibuku saat aku ingin berhenti dari pekerjaanku. Memang butuh waktu, tapi aku menemukan banyak kekuatan dan keyakinan dari dalam diri melalui itu.

+13
Diterjemahkan otomatis

Pengingat yang indah. Aku belajar untuk bertanya 'apa yang Allah ajarkan padaku' alih-alih 'kapan ini akan berakhir'. Ini perlahan-lahan mengubah perspektifku.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar