Diterjemahkan otomatis

Pembicaraan Dimulai soal Akses Potensial ke Selat Hormuz, Tapi Iran Memegang Semua Kartu.

Pembicaraan Dimulai soal Akses Potensial ke Selat Hormuz, Tapi Iran Memegang Semua Kartu.

Iran sedang bernegosiasi dengan Jepang tentang kemungkinan mengizinkan kapal-kapal mereka melewati Selat Hormuz. Sejak konflik terjadi, lalu lintas di sana cuma sebagian kecil dari biasanya, dengan izin melintas yang diberikan secara selektif. Iran punya kontrol yang signifikan, dan analis bilang mereka cuma akan membukanya kembali kalau ada insentif yang cukup kuat, bukan karena itikad baik. Alternatif penting seperti pelabuhan di UAE dan Oman udah jadi sasaran, jadi pilihan jadi terbatas. Bahkan kalau dibuka lagi, ancaman serangan dan ketegangan yang mendasarinya bakal tetap ada. https://www.thenationalnews.com/business/energy/2026/03/21/how-iran-is-deciding-who-can-and-who-cant-pass-through-the-strait-of-hormuz/

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Yeah, selat itu mungkin dibuka kembali tapi siapa yang mau mengambil risiko dengan kapalnya di tengah semua ketegangan yang masih menggelegak? Tidak aku.

0
Diterjemahkan otomatis

Iran benar-benar yang mengendalikan situasi di sini. Tanpa mereka, tidak ada yang bergerak. Jepang lebih baik membawa sesuatu yang signifikan ke meja perundingan.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar