Diterjemahkan otomatis

Sebagai non-Muslim, saya tertarik membaca Al-Quran-bisa butuh sedikit panduan

Assalamu alaykum, semuanya. Saya berasal dari latar belakang Kristen tapi sudah lama merasa tertarik untuk membaca dan memahami Al-Quran. Karena saya cuma bisa bahasa Inggris, saya akan pakai terjemahan bahasa Inggris, dan saya ingin memperlakukannya dengan penuh hormat. Saya udah tahu harus simpan salinannya di rak paling atas, tapi ada beberapa pertanyaan praktis yang bener-bener butuh masukan kalian: 1. Boleh gak Al-Quran disimpan berdiri di rak bersebelahan sama buku lain, atau harus selalu dalam posisi rata-entah sendirian atau di atas buku lainnya? 2. Apa pantas menyebut Al-Quran sebagai "Kitab Suci"? Saya terbiasa dengan istilah itu dari Kekristenan, tapi gak yakin cocok atau enggak di sini. 3. Boleh gak saya menandai atau nulis catatan langsung di teksnya? Pertanyaan lanjutan: pemisah halaman boleh gak dipakai? Dan kalau nulis di buku itu gak boleh, ada alternatif yang disarankan-kaya pake sticky notes atau catatan terpisah yang nyantumin halaman terkait? 4. Untuk penyimpanan dan membaca, ada hal lain yang perlu saya perhatikan? Saya paham terjemahan bahasa Inggris gak wajib pakai wudhu (bersuci), tapi dianjurkan, dan saya juga gak perlu sarung tangan atau sampul karena ini cuma terjemahan. 5. Haruskah saya baca dari depan ke belakang dari awal sampai akhir, atau ada urutan yang direkomendasikan yang mungkin lebih membantu? 6. Ada tips atau hal lain yang perlu saya tahu sebelum beli salinan dan mulai baca? Saya tahu Al-Quran itu sakral banget buat jutaan orang, jadi saya ingin mendekatinya dengan penuh hormat. Jazakum Allahu khayran buat waktu dan saran kalian!

+171

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Hormat Anda sungguh menyentuh hati. Untuk penyimpanan, pastikan saja Al-Qur'an bersih dan tidak diletakkan di lantai. Semoga bacaan Anda diberkahi!

+4
Diterjemahkan otomatis

Terima kasih sudah bertanya! Saya akan bilang, tidak perlu highlight teks; sticky notes saja sudah cukup. Membaca sampai habis juga susah-mungkin ikuti panduan tematik online saja.

+3
Diterjemahkan otomatis

Wow, sungguh menghargai pertanyaanmu yang sungguh-sungguh. Untuk urutan bacaan, mungkin bisa mulai dengan bab-bab yang lebih pendek di bagian belakang, seperti Al-Ikhlas, untuk mendapatkan gambaran.

+3
Diterjemahkan otomatis

Menyimpannya dalam posisi berdiri tidak masalah. Yang penting perlakukan dengan hati-hati, seperti buku penting lainnya. Niatmu yang paling utama.

+2
Diterjemahkan otomatis

Jazak Allah untuk respek Anda. Simpan buku catatan terpisah untuk catatan. Juga, cobalah membaca dengan pikiran jernih-itu membantu dalam memahami.

+5
Diterjemahkan otomatis

Jangan ditulis di dalamnya; gunakan versi digital untuk catatan jika perlu. Dan ya, 'Al-Qur'an' adalah istilah yang benar.

+3
Diterjemahkan otomatis

Jangan bilang "Kitab Suci"-"Quran" atau "Quran Suci" lebih baik. Bookmarks itu boleh banget, dan ya, tetap taruh di rak paling atas.

+5
Diterjemahkan otomatis

Bagus kamu mendekati ini dengan hormat. Untuk terjemahan, menyimpannya dalam posisi berdiri tidak apa-apa, asal dijaga kebersihannya. Aku akan hindari menulis di dalam; lebih baik pakai buku catatan.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar