Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan rencana pangkalan AS di Damaskus adalah salah - As-salamu alaykum
As-salamu alaykum. Kementerian Luar Negeri Suriah udah nolak laporan yang bilang kalo AS berencana bikin keberadaan militer di sebuah pangkalan udara di Damaskus.
Sebuah lembaga berita mengklaim kalo Washington lagi siap-siap untuk pakai pangkalan udara ibukota itu buat bantu mengawasi pengaturan keamanan yang diusulkan antara Suriah dan Israel, bilang kalo pangkalan itu bakal dekat dengan akses selatan yang mungkin jadi zona demiliterisasi di bawah pemahaman non-agresi yang dimediasi AS. Laporan itu nyebut beberapa sumber yang gak mau disebut namanya.
Pada hari Kamis, seorang pejabat kementerian, ngomong ke media pemerintah, bilang cerita itu "palsu" dan bilang kalo AS sekarang udah berpindah ke keterlibatan langsung dengan pemerintah pusat Suriah, mendukung upaya untuk menjaga kesatuan negara dan nolak panggilan untuk pemisahan. “Suriah bergerak maju untuk memperkuat stabilitas dan kerjasama berdasarkan kedaulatan nasional dan saling menghormati,” tambah sumber itu.
Artikel-artikel itu juga nyebut tentang kunjungan yang diharapkan dari Presiden Suriah Ahmad Al Shara ke Washington pada 10 November, yang digambarkan sebagai perjalanan pertama kepala negara Suriah ke Gedung Putih dalam beberapa dekade. Pejabat AS bilang kalo pertemuan ini bagian dari usaha untuk mengejar perdamaian di kawasan. Pemimpin Suriah bilang diskusi bakal fokus pada rekonstruksi pasca-perang dan penghapusan sanksi.
Secara terpisah, Dewan Keamanan PBB baru-baru ini mencabut sanksi terhadap Tuan Al Shara dan Menteri Dalam Negeri Suriah Anas Khattab, setelah berbulan-bulan debat menyusul pergeseran kebijakan AS terhadap Suriah lebih awal tahun ini. Presiden AS memuji pemimpin Suriah itu selama komentar tentang kemajuan dan perubahan di kawasan.
Maaf ya kalo ada phrasing yang langsung - saya cuma mau share apa yang saya baca dan pengen kasih tau ke siapa aja yang tertarik sama perkembangan ini.
https://www.thenationalnews.co