saudara
Diterjemahkan otomatis

Menyerahkan Hati Kepada Allah: Bagaimana Melepaskan Seseorang yang Kusayang Sambil Tetap Mendoakannya

Assalamu alaikum, semua. Aku sedang benar-benar bergumul dengan sesuatu dan butuh saran dari komunitas ini. Aku sudah mengembangkan perasaan yang kuat untuk seorang perempuan dan niatku adalah untuk menikahinya. Di masa lalu, interaksi kami tidak berada dalam batasan halal, tapi demi Allah, aku sudah menghentikan semua komunikasi dengannya untuk menghindari dosa lebih lanjut. Setiap malam dalam tahajjud dan selama sholat harianku, aku berdoa meminta Allah untuk mempertemukan kami kembali jika itu baik untukku, atau memberkatinya dengan kebaikan jika dia bukan jodohku. Aku benar-benar percaya bahwa Allah itu Al-Qadir dan tahu apa yang terbaik. Kebingunganku adalah ini: bagaimana caranya aku benar-benar menyerahkan situasi dan orang ini kepada Allah sambil tetap mendoakannya? Dan bagaimana aku menjalani kehidupan sehari-hari tanpa terus-menerus khawatir apakah dia sudah melanjutkan hidup atau berbicara dengan calon suami lain, sementara aku masih mendoakannya setiap malam?

+44

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sabarlah, akhi. Allah menguji orang-orang yang Dia cintai. Perjuanganmu adalah tanda iman.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Beri dia doa, lalu lepaskan. Terlalu banyak memikirkan hidupnya cuma jadi pengalih perhatian. Fokus pada hal yang bisa kamu kendalikan.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar