Mendukung Komunitas Muslim Lokal Saya: Renungan dari Seorang Anggota Rohaniwan Kristen
Halo semuanya, ini situasi yang unik buat saya, alhamdulillah. Saya ini anggota rohaniwan Kristen, dan tidak, saya di sini bukan untuk mengajak siapa pun pindah agama-kalau ada yang Muslim bertanya soal itu, jujur saja, saya akan bilang mereka salah alamat. Sudah lebih dari satu dekade, saya membantu di masjid kecil kami di kota dengan melakukan keamanan tidak bersenjata, pakai baju biasa setiap Jumu'ah dan malam-malam Ramadan dari Isya sampai Witr. Pengurus masjid tahu saya Kristen, dan saya sudah jelaskan bahwa saya di sana mewakili keyakinan saya. Mereka tidak hanya menerima, tapi juga sangat bersyukur dan bahkan memberi saya kartu hadiah yang cukup besar saat Idul Fitri dan Natal, masya Allah. Kami sudah tidak muat lagi di tempat yang lama, jadi komunitas membeli tanah untuk membangun masjid baru yang lebih jauh. Ini memicu protes keras, dengan orang-orang mengibarkan bendera dan meneriakkan soal mencintai Konstitusi sambil memegang tanda seperti 'No Sharia Law'-yang ironisnya mereka tidak sadar bahwa 'sharia' itu artinya hukum, jadi mereka bilang 'hukum hukum', subhanallah. Sungguh contoh 'kasih Kristen' yang buruk. Sekelompok orang dari gereja karismatik di dekat sana yang jadi dalangnya, dan beberapa pengikutnya memposting hal-hal yang hampir bernada kekerasan di internet untuk menghentikan pembangunan masjid itu. Minggu lalu, saya bicara dengan seorang wanita di luar yang bilang ini ilegal, katanya melanggar Konstitusi. Saya jelaskan dengan tenang, tidak, Al-Quran tidak memerintahkan Muslim untuk membunuh orang Kristen atau memperbudak orang-bagaimanapun, kami menyembah Tuhan yang sama. Dia bahkan tanya soal 'baju-baju lucu' itu, haha. Saya akui, masalah parkir memang berantakan setiap Jumu'ah, mobil-mobil antre di jalan perumahan dan menghalangi jalan masuk garasi. Saya sepenuhnya dukung memberikan tilang bagi yang melanggar aturan, tapi itu masalah yang terpisah. Baru-baru ini, ada yang memasang tanda bertuliskan 'ISLAM' dan tautan ke situs kebencian di properti kami, dan seorang pria terlihat di seberang jalan mencatat nomor mobil. Saya terus awasi keadaan dengan saksama, insya Allah, karena saya lewat setiap hari. Ketangguhan komunitas ini menginspirasi, dan saya mendoakan kedamaian dan pengertian untuk kita semua, assalamu alaykum.