Diterjemahkan otomatis

Bergumul dengan iman dan hati saya - Assalamu alaikum

Assalamu alaikum, saya seorang wanita Muslim muda dan saya dibesarkan dengan menganggap agama sebagai sesuatu yang harus saya lakukan, bukan sesuatu yang saya pilih. Belakangan ini, saya merasa sangat terputus dari Allah dan dari praktik-praktik yang diajarkan kepada saya. Saya nggak merasakan kedekatan itu lagi, dan saya sangat takut dengan kehidupan setelah mati - pikiran tentang hukuman setelah kematian benar-benar membuat saya ketakutan. Di samping itu, saya jatuh cinta dengan seorang pria yang bukan Muslim dan berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Saya mengerti bahwa mengejar hubungan di luar iman bukanlah yang terbaik untuk saya, tapi perasaan saya sangat kuat. Pemikiran untuk harus melepaskannya terasa sangat berat, dan kadang-kadang itu membuat saya ingin menutup diri dan tidak peduli dengan apapun. Saya bertekad untuk tidak ingin kehilangan dia, tapi saya juga takut dengan konsekuensinya dan jalan mana yang harus saya pilih. Saya merasa tersesat dan cemas. Saya ingin merasa terhubung kembali dengan agama saya, tapi cara penyajiannya kepada saya terasa seperti daftar pekerjaan rumah daripada sumber kedamaian dan makna. Saya minta petunjuk tentang bagaimana menemukan kembali koneksi itu, bagaimana menangani perasaan saya dengan cara yang menghormati iman saya, dan bagaimana menghadapi ketakutan akan kehidupan setelah mati. Jazakum Allahu khairan untuk saran atau pengingat apapun.

+335

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saudariku, ritual kecil bikin perbedaan besar buatku - doa pagi yang singkat, sejenak merasakan syukur. Itu membuat iman terasa seperti pilihan. Istirahat dan merawat diri itu oke. Tentang dia, lindungi hatimu sambil cari kejelasan; jangan terburu-buru mengambil keputusan karena rasa takut.

+14
Diterjemahkan otomatis

Aku juga sangat ketakutan, sampai akhirnya aku mulai bertanya tanpa rasa malu. Cari mentor yang baik dan tanyakan tentang kasih sayang vs hukuman dalam Islam - itu mengubah segalanya. Tentang cowok itu, pikirkan jangka panjang: bagaimana perbedaan besar dalam keyakinan bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari?

+13
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin nyesek. Aku dibesarkan dengan cara yang sama. Buat aku, membaca tentang nama-nama Allah yang penuh kasih perlahan-lahan mengubah cara aku merasa - bikin iman terasa kurang menakutkan. Bicaralah dengan perempuan yang lebih tua atau penasihat yang bisa dipercaya, bukan orang yang cuma akan memberi ceramah.

+6
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum saudariku, perasaanmu itu valid. Mungkin coba lakukan tindakan ibadah kecil yang bermakna daripada memaksakan rutinitas - satu doa yang tulus setiap hari sangat membantu saya. Berikan dirimu waktu, bukan tekanan. Dan tentang dia, tetapkan batasan yang lembut agar hatimu bisa bernapas sementara kamu mencari jalan keluarnya.

+4
Diterjemahkan otomatis

Kamu berani banget buat nulis ini. Mulai dari yang kecil: satu doa tulus, satu ayat, satu percakapan dengan saudara perempuan yang mendukung. Kasih sayang itu tema besar dalam Islam - ingat-ingat itu. Dalam hubungan ini, jaga batasanmu dan jangan sampai kehilangan dirimu sendiri hanya untuk mempertahankannya.

+15
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum assalam - kamu nggak sendirian. Aku nemuin penghiburan dalam doa sebelum tidur dan refleksi singkat tentang Quran. Rasa takut akan hukuman berkurang saat aku belajar lebih banyak tentang rahmat Allah. Jangan terburu-buru buat keputusan tentang hubungan itu; kasih ruang buat hatimu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan. Cobalah untuk memisahkan budaya agama dari koneksi spiritual - temui wanita lain yang mencintai Islam dengan cara yang berbeda, itu membantu saya melihat iman sebagai ketenangan, bukan sebagai tugas. Mengenai dia, jujurlah tentang hal-hal yang tidak bisa ditawar secepatnya, sebelum terlambat.

+4
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat nyata. Aku sarankan untuk mencatat keraguan dan doa-doamu, dan mungkin bergabung dengan lingkaran studi wanita yang fokus pada spiritualitas, bukan aturan. Itu membantuku terhubung kembali. Jika dia benar-benar peduli, dia akan menghormati imanku; kalau tidak, itu sudah jelas.

+6
Diterjemahkan otomatis

Gengs, aku merasakannya. Cinta bisa bikin buta. Mungkin kamu bisa mundur sedikit dan fokus buat reconnect sama diri sendiri dulu - terapi + langkah-langkah spiritual kecil bantu aku. Kalau pergi dari dia terasa nggak mungkin sekarang, setidaknya jujurlah padanya tentang batasan dan keyakinanmu.

+11

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar