Bersusah payah melawan kecemasan dan merasa kewalahan saat lulus
Assalamu alaikum. Aku seorang laki-laki dan akhir-akhir ini pikiran dan perasaanku kacau balau. Setiap kali orang tua menelepon, terutama ayahku, aku langsung cemas dan jadi ingin menghindari mengangkat telepon, tapi kemudian merasa bersalah karena mengabaikan mereka. Aku tahu seharusnya aku tidak melakukan itu karena mereka orang tuaku, tapi khusus dengan ayah, rasanya bikin sangat tidak tenang. Sebagian alasannya karena aku sebentar lagi lulus kuliah dan sama sekali belum siap untuk mencari kerja. Aku nggak punya ketertarikan ke jalur karir tertentu atau punya mimpi besar untuk masa depanku, dan itu bikin stres. Aku udah semacam nyerah dengan ide untuk menikah dan bisa menjaga keluarga-semuanya terasa terlalu berat. Sama halnya dengan menghadapi orang tua, mencari kerja, bahkan hubunganku. Sepertinya satu-satunya responku sekarang adalah menghindari semuanya, menutup diri dari keluarga, dan cuma lari aja. Aku terlalu larut dalam emosi, dan terjebak dalam lingkaran menyalahkan diri sendiri dan merasa jadi korban. Aku sudah mengabaikan tanggung jawab dan alih-alih berusaha memperbaiki diri dan jadi laki-laki seharusnya, kadang aku pikir lebih mudah kalau aku enggak ada di sini aja. Aku butuh sekali saran yang jujur, meskipun mungkin sulit didengar.