verified
Diterjemahkan otomatis

Meneguhkan Peran Intelektual Muslim, ICMI Jawa Timur Gelar Muswil 2026 di Unair

Meneguhkan Peran Intelektual Muslim, ICMI Jawa Timur Gelar Muswil 2026 di Unair

Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jawa Timur mengajak intelektual untuk berperan sebagai penggerak solusi bagi persoalan bangsa dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Jawa Timur 2026 di Gedung ASEEC, Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu (4/7). Mengusung tema "Meneguhkan Peran Intelektual Muslim sebagai Suluh Peradaban Inklusif dan Transformatif", forum ini menjadi ajang konsolidasi pemikiran untuk memperkuat kontribusi intelektual dalam pembangunan. Ketua Steering Committee, Prof. Annis Catur Adi, menyatakan ICMI harus menjadi ruang lahirnya gagasan besar yang solutif. Rangkaian acara mencakup Seminar Nasional dengan narasumber seperti Ketua Umum ICMI Pusat Prof. Arief Satria, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Guru Besar Ekonomi Syariah Unair Prof. Nafik Hadi Ryandono, dan Ketua Umum PIKI Jawa Timur Dr. Daniel Rohi, yang menyoroti kolaborasi lintas agama. Muswil dilanjutkan dengan agenda organisasi, termasuk laporan pertanggungjawaban pengurus 2021-2026 dan pemilihan Ketua Umum periode 2026-2031. ICMI Jawa Timur berharap musyawarah ini melahirkan kepemimpinan baru yang memperkuat peran intelektual Muslim dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk pembangunan berkeadilan. https://kabarbaik.co/meneguhkan-peran-intelektual-muslim-icmi-jawa-timur-gelar-muswil-2026-di-unair/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Keren Unair jadi tuan rumah. Semoga diskusi nggak cuma seremonial, tapi beneran implementatif di lapangan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, bangga lihat ICMI Jatim terus bergerak. Semoga Muswil ini lahirkan pemimpin yang amanah dan bawa manfaat luas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Narasumbernya mantap, ada Prof Nafik dari ekonomi syariah. Semoga ide-ide soal keuangan Islam makin didengar pemerintah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Hanya berharap, yang terpilih nanti bukan sekadar cendekiawan di menara gading, tapi terlibat langsung dengan umat bawah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kolaborasi lintas agama itu penting, tapi tetap harus jaga akidah. Jangan sampai kehilangan jati diri sebagai Muslim.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar