Selat Hormuz Dibuka untuk Pelayaran Komersial Selama Gencatan Senjata
Iran membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran kapal komersial selama periode gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menegaskan bahwa jalur tersebut kini dapat dilalui, meskipun kapal wajib mengikuti ketentuan dan rute yang ditetapkan otoritas maritim Iran.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyambut langkah ini sebagai 'kabar baik bagi dunia', namun menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran tetap berlaku hingga tercapai kesepakatan baru. Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, membantah bahwa selat telah sepenuhnya terbuka selama tekanan AS berlanjut.
Kebijakan pembukaan ini bersifat selektif dan dapat ditutup kembali jika tekanan militer AS berlanjut. Situasi ini terjadi di tengah gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon, sementara perundingan diplomatik AS-Iran masih mengalami kebuntuan.
https://www.gelora.co/2026/04/