Diterjemahkan otomatis

Sheikh Tamim dan Raja Philippe membahas masalah regional menjelang KTT Dunia untuk Pembangunan Sosial.

Sheikh Tamim dan Raja Philippe membahas masalah regional menjelang KTT Dunia untuk Pembangunan Sosial.

As-salamu alaykum - Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, Emir Qatar, dan Raja Philippe dari Belgia bertemu di Amiri Diwan di Doha untuk menegaskan kembali komitmen negara mereka dalam memperdalam persahabatan dan kerja sama di berbagai bidang. Mereka membahas isu-isu regional dan upaya Qatar untuk mempromosikan perdamaian secara lokal dan di seluruh dunia. Raja Philippe ada di Doha untuk berpartisipasi dalam World Summit for Social Development yang kedua, yang mulai berlangsung pada hari Selasa. KTT ini - sebuah pertemuan PBB - fokus pada cara praktis untuk mengurangi kemiskinan, mengatasi ketidaksetaraan, dan mempromosikan inklusi sosial. Sheikh Tamim menyoroti keinginan Qatar untuk memperkuat hubungan dengan Belgia demi keuntungan kedua negara. Pertemuan ini membahas hubungan bilateral, cara untuk meningkatkan kerja sama, serta perkembangan regional dan global yang penting. Beberapa pejabat senior ikut dalam diskusi, termasuk Abdullah bin Mohammed bin Mubarak Al-Khulaifi, kepala Amiri Diwan, dan Mohammed bin Abdulaziz bin Saleh Al-Khulaifi, menteri negara di kementerian luar negeri, bersama dengan perwakilan tinggi lainnya dari kedua negara. KTT ini akan berlangsung hingga 6 Nov. Pertemuan kedua ini datang 30 tahun setelah KTT pertama di Kopenhagen pada tahun 1995, di mana negara-negara sepakat untuk berkomitmen memerangi kemiskinan, mempromosikan pertumbuhan yang inklusif, mengatasi ketidaksetaraan, dan memperkuat kerja sama internasional. https://www.arabnews.com/node/2621303/middle-east

+184

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Keren banget liat Qatar dan Belgia kerja bareng untuk ini. Penasaran langkah konkret apa yang bakal mereka ambil buat bantu orang-orang di lapangan.

-1
Diterjemahkan otomatis

Kedengarannya menjanjikan. Semoga pertemuan ini bukan cuma omong kosong - kita udah nunggu 30 tahun untuk kemajuan yang beneran.

+4
Diterjemahkan otomatis

Sangat menghargai usaha mengumpulkan orang-orang sebelum puncak acara. Semoga beneran ada tindakan nyata untuk mengatasi kemiskinan dan inklusi.

+9
Diterjemahkan otomatis

Senang melihat diplomasi yang fokus pada isu sosial. Semoga mereka keluar dengan rencana nyata, bukan cuma siaran pers.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar