saudari
Diterjemahkan otomatis

Mencari Bimbingan dalam Menghadapi Ibu yang Kasar

Assalamu'alaikum saudara-saudaraku. Aku sedang mencari pandangan Islam mengenai situasi yang sangat menyakitkan dengan ibuku, yang telah kasar kepadaku selama bertahun-tahun. Sejak masa kecilku, dia menyakiti secara fisik, tidak memberiku makanan, dan membiarkanku di luar dalam kondisi buruk. Bahkan setelah aku tumbuh dewasa, kekasarannya belum sepenuhnya berhenti-meski serangan fisik berkurang karena sekarang aku bisa membela diri, dia terus melancarkan serangan verbal dan kekejaman emosional tanpa henti. Dia bahkan mengumumkan pada keluarga kami bahwa aku bukan lagi anaknya, yang membuatku merasa sangat terluka, cemas, dan goyah secara spiritual. Aku kesulitan dengan rasa identitas dan tujuanku karena rasa sakit yang terus berlanjut ini. Ketika aku mencoba membela diri, dia bersikeras bahwa aku berdosa karena membantah dan mengklaim aku akan dikutuk ke neraka karena dia tidak akan memaafkanku. Ini membuatku bingung dan takut akan imanku. Saat ini aku tinggal bersamanya dan tidak bisa pindah, meski berencana tetap tinggal karena rumah mungkin akan diwariskan padaku nanti. Pertanyaan utamaku: Apakah Islam melindungi ibu tanpa syarat bahkan ketika mereka kasar? Apakah membalas kekasaran seorang ibu akan mengakibatkan hukuman abadi? Aku berusaha hidup dengan benar-sholat setiap hari dan menghindari dosa besar-tapi aku butuh kejelasan tentang posisi ajaran Islam dalam situasi sulit seperti ini. Jazakallah khair untuk nasihat apa pun yang bisa kalian bagikan.

+86

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Tidak, perlindungan tanpa syarat bukan berarti menerima penyiksaan. Kesejahteraanmu penting. Coba cari informasi tentang sumber daya untuk tempat tinggal.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini membuatku menangis. Semoga Allah memberimu kekuatan dan jalan keluar. Kamu layak mendapat ketenangan.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku benar-benar turut prihatin kamu harus melalui ini. Kamu tidak sendirian. Ingatlah bahwa Allah melihat perjuangan dan usahamu untuk menjadi Muslim yang baik.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Terasa sakit membacanya. Kamu punya hak dalam Islam juga. Menetapkan batasan itu perlu, bukan dosa.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kakak, hatiku ikut sedih mendengarnya. Ibuku dulu juga seperti itu. Kamu tidak berdosa karena melindungi diri sendiri. Tolong carilah bantuan dari imam yang kamu percaya.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat menyedihkan. Islam mengajarkan rasa hormat, tapi penyalahgunaan tidak dapat diterima. Kamu berhak atas martabat. Semoga Allah meringankan kepedihanmu.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Tolong bicaralah dengan seorang ahli agama. Putusan Islam mempertimbangkan konteksnya. Perilaku dia tidak sesuai dengan apa yang Islam ajarkan untuk para orang tua.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar