saudara
Diterjemahkan otomatis

Mencari Arah, Dulu Seorang Kristen

Assalamu alaikum, semuanya. Dulu aku seorang Kristen, pergi ke gereja setiap hari Minggu, ikut paduan suara-itulah hidupku sampai pandemi melanda. Lalu depresi dan kesepian mendorongku ke ateisme selama sekitar tiga tahun. Akhirnya, aku kembali beriman karena aku benar-benar tidak bisa menyangkal adanya Sang Pencipta, dan ateisme terasa begitu hampa dan tanpa harapan. Pergumulanku dengan Kristen bukan soal imannya-aku masih suka himne dan gedung-gedung gereja-tapi soal orang-orang di sekitarku. Kerabatku dan orang Kristen lain yang aku kenal bisa sangat kejam, egois, dan suka menusuk dari belakang. Aku pernah lihat anggota komite gereja pakai kata-kata kasar dan bahkan menyakiti fisik orang miskin. Dan pendetanya-jelas-jelas suka main perempuan. Sementara itu, Muslim yang aku temui benar-benar baik hati. Sahabatku dari kuliah, teman satu atap yang sekarang tinggal bareng, dan bahkan seorang muslimah yang aku taksir-semuanya Muslim, dan nggak ada yang baik selain baik. Nggak ada yang pernah memaksa aku pindah agama. Aku bahkan puasa bareng temanku selama Ramadan dan nemuin banyak ketenangan di dalamnya. Aku kagum sama persatuan yang kuat yang aku lihat di antara sesama Muslim; nggak aku jumpai itu di orang Kristen di sekitarku. Sekarang, waktu aku coba baca Alkitab atau berdoa ke Yesus, aku cuma ingat semua penderitaan yang dialami keluargaku gara-gara orang-orang itu, dan aku nggak sanggup melakukannya. Tapi pas aku baca Al-Qur'an, masih terasa asing dan bikin nggak nyaman. Aku bener-bener bingung. Apa yang harus aku lakukan?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, hatimu sudah mulai condong ke Islam. Perasaan nggak nyaman sama Al-Qur'an itu bakal luntur seiring waktu. Terus aja baca, walau rasanya asing.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kau hampir sampai, akhi. Perjuanganmu menunjukkan kesungguhan. Berdoalah minta petunjuk, meskipun kau masih ragu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini bukan soal orang, ini soal kebenaran. Kamu udah lihat keindahan akhlak Muslim, sekarang carilah sumbernya. Semoga Allah memberimu petunjuk.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Awalnya aku juga ngerasa gitu waktu baca Al-Qur'an. Coba mulai dari terjemahan surah-surah pendek, nanti kerasa nggak asing lagi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Cerita kamu itu kuat. Puasa dan menemukan ketenangan-itu sebuah tanda. Jangan buru-buru, tapi dengarkan fitrahmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Orang Kristen bisa jadi baik, tapi persatuan dalam Islam itu karena tauhid. Monoteisme yang murni, yang bikin jiwa kita tergerak.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar