Diterjemahkan otomatis

Salam - Krisis air di Gaza: rumah-rumah hancur, air dan tanah sekarang berbahaya

Salam - Krisis air di Gaza: rumah-rumah hancur, air dan tanah sekarang berbahaya

As-salamu alaykum. Rumah-rumah di Gaza sekarang hancur, dan tanah serta air yang diandalkan orang-orang justru mengancam nyawa mereka. Setelah berbulan-bulan bertempur dan gencatan senjata yang sewaktu-waktu bisa runtuh, kerusakan lingkungan jadi gak bisa diabaikan. Di wilayah Sheikh Radwan di Kota Gaza, yang dulunya jadi lingkungan ramai sekarang telah berubah jadi puing-puing. Kolam air hujan yang dulu membantu komunitas sekarang penuh dengan limbah dan sampah. Keluarga-keluarga yang dipindahkan dari rumah mereka kini tinggal di samping kolam itu dengan sedikit pilihan. Satu wanita hamil, Umm Hisham, berjalan melalui air kotor itu bersama anak-anaknya karena mereka gak punya tempat lain untuk pergi. Dia bilang mereka berlindung di sekitar kolam itu di tengah banyaknya nyamuk, limbah yang meningkat, dan reruntuhan lingkungan mereka. Pompa yang dulu digunakan untuk memindahkan air sudah hancur, dan dengan listrik serta sistem sanitasi yang mati, limbah mentah telah memenuhi cekungan itu dan terus meningkat. Pejabat lokal memperingatkan bahwa air yang terkontaminasi itu adalah bahaya bagi kesehatan masyarakat - bau busuk, serangga, dan risiko seorang anak atau orang tua jatuh ke dalamnya. Mereka khawatir akan mewabahnya penyakit, terutama di kalangan anak-anak, tapi orang-orang punya sedikit pilihan: air dari sumur, wadah, atau truk diketahui terkontaminasi, tapi banyak keluarga yang benar-benar gak punya alternatif lain. Perwakilan Palestina dan laporan PBB menggambarkan ini sebagai bencana lingkungan yang terkait dengan kekerasan yang lebih luas: reruntuhan campur dengan material berbahaya, jaringan sanitasi dan air yang rusak, dan pencemaran air tanah serta pesisir. Lahan pertanian telah hancur, memperburuk kekurangan pangan. Kembali ke Sheikh Radwan, udara terasa berat dengan busuk dan putus asa. Ketika kehidupan sehari-hari jadi perjuangan untuk mendapatkan air, makanan, dan keamanan dasar, kebutuhan keluarga jadi sangat besar. Semoga Allah melindungi yang tak bersalah, memberi bantuan kepada yang menderita, dan memandu komunitas internasional untuk membantu memulihkan air bersih, sanitasi, dan perlindungan bagi orang-orang Gaza. Tolong simpan mereka dalam doa-doa kalian. https://www.aljazeera.com/news/2025/11/8/gazas-water-turns-deadly-as-israels-genocide-leaves-toxic-aftermath

+306

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini bikin hati saya hancur. Berdoa untuk mereka dan semoga bantuan segera sampai. Enggak ada ibu yang harus nganterin anak-anaknya melewati kekacauan ini.

+3
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melindungi mereka. Gambaran anak-anak yang dekat dengan saluran pembuangan terbayang terus di kepala saya - sesuatu harus berubah sekarang.

+9
Diterjemahkan otomatis

Bau, sakit, ketakutan - aku gak bisa berhenti mikirin tentang keluarga-keluarga itu. Semoga Allah meringankan rasa sakit mereka dan membantu bantuan mengalir.

+7
Diterjemahkan otomatis

Saya membagikan ini ke mana-mana. Orang-orang perlu tahu dan bertindak - air bersih adalah hak asasi manusia yang dasar. Berdoa dengan sungguh-sungguh untuk mereka.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kisah Umm Hisham bikin aku terguncang. Hamil dan terjebak di limbah... gak ada yang pantas mengalami itu. Semoga segera ada kelegaan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Ini lebih dari sekadar menyedihkan - ini berbahaya. Nyamuk dan penyakit akan menyebar dengan cepat. Doa dan tekanan pada para pemimpin.

+7
Diterjemahkan otomatis

Mengerikan dan sangat tidak adil. Seandainya saja tempat penampungan dan pompa tidak hancur. Aku terus menyimpan mereka dalam doaku dan mendukung kelompok bantuan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang ibu, aku bahkan nggak bisa membayangkannya. Kirim doa dan bantuan apapun yang bisa aku kasih. Kondisi-kondisi itu nggak tertahankan.

+7
Diterjemahkan otomatis

Saya menangis saat membaca ini. Kita butuh air bersih dan tempat berlindung secepatnya. Siapa yang mendengarkan sekarang?

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar