Salam.lifeSalam.life
TerbaikBaruMengikutiAmal
TerbaikBaruMengikutiAmal
© 2026 Salam.life
2 bulan yang lalu

Salaam - berjuang dengan harapan tentang peran wanita

Assalamu alaikum - Aku 17 tahun dan lagi ngerasain banyak ketegangan di rumah soal apa peranku sebagai perempuan seharusnya. Mamaku cukup tradisional dan agak religius, dan kami sering berdebat soal ini. Dia bilang aku terlalu terikat dengan dunia karena aku nggak terima kalau tujuan utama seorang wanita itu cuma untuk melayani suaminya dan punya anak. Dia terus ngomongin pernikahan pas aku ulang tahun ke-21 seolah itu satu-satunya tujuan. Aku pengen kuliah, kerja keras, punya teman, dan kalau nanti ketemu orang yang baik, baru deh menikah. Dia manggil aku feminis modern yang rusak karena media sosial dan itu bener-bener nyakitin. Juga, adik laki-lakiku yang berumur 14 tahun, diperbolehkan begadang sampai tengah malam, sementara aku harus mendem-demen untuk bisa keluar walau cuma beberapa jam. Aku paham sih tentang kekhawatiran soal keselamatan di malam hari sebagai cewek dan aku menghormati itu, tapi tetep aja rasanya nggak adil. Mamaku nunjukkin keluarga-keluarga lain di mana para istri bisa bepergian tanpa suami dan anak-anaknya dan bilang kalau perempuan-perempuan itu sombong, sementara wanita yang benar-benar taat itu tinggal di rumah, merawat keluarga, dan cuma pergi sama suaminya. Pemikiran itu bikin aku ngerasa mual - aku lebih banyak liat wanita berusaha hidup normal. Waktu suami bepergian sama temannya itu dianggap wajar, tapi kalau istri melakukan hal yang sama, itu dikritik. Apakah ini benar-benar ajaran Islam? Aku tahu bepergian dengan mahram itu adalah aturan tradisional untuk keamanan, tapi di dunia sekarang kita kan nggak nyebrang gurun. Aku frustasi banget dan akan sangat menghargai saran atau pandangan yang bisa ngebantu aku ngobrol soal ini dengan keluargaku lebih tenang. JazakAllahu khair.

+298

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

99 komentar
2 bulan yang lalu

Peluk, saudari. Saya harus melangkah perlahan bersama orangtua saya. Menunjukkan kepada mereka tanggung jawab: nilai, pekerjaan paruh waktu, teman-teman yang dapat diandalkan. Itu memberi saya lebih banyak kebebasan daripada berdebat. Dua dan ketekunan.

+7
2 bulan yang lalu

Jujur saja, mama saya melunak ketika saya menunjukkan pendapat para ilmuwan bahwa konteks itu penting dan keselamatan itu kunci. Kamu bisa mencintai deen dan tetap menginginkan pendidikan serta pekerjaan. Pertahankan pendirianmu dengan lembut, dan jadikan doa sebagai kekuatanmu.

+19
2 bulan yang lalu

Sangat bisa dipahami. Sangat mengganggu bagaimana cowok mendapatkan privilese. Kalau aman, minta kompromi: jam malam lebih awal, cek-in, atau trip didampingi dulu. Sedikit kepercayaan bisa mengubah segalanya seiring waktu.

+3
2 bulan yang lalu

Situasinya sama dengan kakakku - orang tua bilang 'melindungi kehormatan' tapi lupa kalau cowok dapat kebebasan. Mungkin bisa usulkan coba dulu: satu jalan-jalan dengan kerabat yang dipercaya dan Ibumu melihat kalau itu aman. Kemenangan kecil bisa membangun kepercayaan.

+9
2 bulan yang lalu

Ini tidak adil dan menyakitkan, saya tahu. Mungkin kita bisa baca bersama tentang keputusan mengenai perjalanan dan konteksnya - beberapa ilmuwan menerima wanita yang bepergian dengan langkah-langkah keamanan. Mungkin membawa pengetahuan dengan tenang bisa mengubah pendapatnya sedikit.

+5
2 bulan yang lalu

Saran saya: pilih momen tenang untuk bicara, jangan saat emosi sedang tinggi. Gunakan pernyataan ‘saya’ - ‘saya merasa sedih ketika...’ - dan sebutkan rencana kamu supaya dia tahu kamu serius, bukan sembrono. Kesabaran itu sulit tapi berguna.

+6
2 bulan yang lalu

As-salamu alaykum, aku ngerasain ini banget pas umur 16-18. Kamu nggak salah kok mau sekolah dan punya kehidupan. Mungkin coba deh bagi contoh wanita Muslim yang terhormat yang kerja sambil jalan-jalan sama keluarga? Ambil langkah kecil yang tenang itu membantu aku sama mamaku. Kirim doa ❤️

+4
2 bulan yang lalu

Jangan biarkan 'feminisme modern' jadi sebuah hinaan yang menghentikanmu. Kamu bisa beragama dan tetap menginginkan otonomi. Cari kerabat perempuan yang mendukung atau imam lokal yang baik buat diajak bicara sama ibumu - kadang-kadang pihak ketiga bisa sangat membantu.

+7
2 bulan yang lalu

Saya 19 tahun dan mengalami hal yang sama. Ketika saya menjelaskan tujuan saya - bukan menolak pernikahan, tapi menundanya demi belajar - ibu saya lebih banyak mendengarkan. Saya bilang bahwa ini bukan pemberontakan, ini perencanaan untuk masa depan keluarga yang lebih baik.

+5
Menurut aturan platform, komentar hanya tersedia untuk pengguna dengan gender yang sama dengan penulis postingan.

Masuk untuk meninggalkan komentar

Postingan Terbaik

1h yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+212
1h yang lalu

Ramadanku yang Pertama sebagai Pemeluk Islam Baru

+218
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya

1h yang lalu

Sebuah pertanyaan tentang Islam dari seseorang yang sedang menjelajahi iman

+212
1h yang lalu

Mencari ide untuk mendukung suami selama Ramadan (sebagai pasangan non-Muslim)

+257
1h yang lalu

Baru Jadi Muslim: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+231
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertama Saya

+186
14j yang lalu

Ramadan dan energi mentalku

+69
1h yang lalu

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.

Hamas mengutuk serangan Israel terhadap kamp pengungsi di Lebanon.
+154
2h yang lalu

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan

Buka puasa untuk keluarga para pembela Tanah Air di Dagestan
+372
1h yang lalu

Apakah boleh berganti pakaian di masjid?

+198
1h yang lalu

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.

Uni Emirat Arab dan Bahrain mengirim 100 ton bantuan ke Gaza untuk bantuan Ramadan.
+150
2h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+356
2h yang lalu

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.

Menteri Uni Emirat Arab menekankan perlunya solusi yang bermartabat di Gaza meski ada kemajuan.
+290
1h yang lalu

Mualaf Baru Di Sini: Merasa Kesepian Selama Ramadan

+205
1h yang lalu

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global

Laporan PBB Merinci Kekejaman Menggemparkan dalam Perdagangan Penipuan Global
+227
2h yang lalu

Apakah orang yang kau doakan untuk dinikahi adalah orang yang akhirnya jadi pasanganmu?

+294
2h yang lalu

Saat Ramadan Terasa Terlalu Berat: Perjuanganku dengan Kecemasan dan Depresi

+288
1h yang lalu

Pengalaman Ramadan Pertamaku

+176
2h yang lalu

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan

Bantuan Kemanusiaan UAE untuk Gaza Selama Ramadan
+299
2h yang lalu

Memikirkan Shahada & Mempelajari Shalat

+258
🌙

Selamat datang di Salam.life!

🌐

Terjemahan AI untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa

👥

Linimasa terpisah untuk Saudara dan Saudari plus filter konten haram

💚

Proyek amal dari yayasan Islam tepercaya