Said Didu Bongkar Dugaan Manipulasi Program Makan Bergizi Gratis, APBN Rp150 Triliun Dikorupsi
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengungkap dugaan modus sistematis dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menilai program yang seharusnya menyasar warga miskin dan daerah 3T dimanipulasi dengan memperluas target hingga 82 juta anak demi menggelembungkan anggaran. Selain itu, jumlah dapur SPPG dinaikkan menjadi 30.000 titik, termasuk ratusan dapur fiktif, dengan potensi kebocoran Rp300 miliar per hari.
Said Didu juga menyoroti perubahan syarat pengelola dapur menjadi bebas, memungkinkan yayasan bentukan kroni pejabat BGN menguasai program. Insentif per porsi diubah menjadi Rp6 juta per dapur per hari, menjamin modal investasi Rp750 juta balik dalam setahun. Ia menyerukan moratorium program dan penangkapan semua pihak yang terlibat, dengan estimasi penghematan APBN hingga Rp150 triliun.
Kejaksaan Agung telah menetapkan tersangka baru, Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing, yang diduga menjadi perantara pencarian mitra yayasan SPPG atas perintah mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana. Total tersangka dalam kasus ini kini menjadi enam orang.
https://www.harianaceh.co.id/2