Merenungkan Kembali Kita yang Kekal
Assalamu alaikum, semuanya. Akhir-akhir ini, aku sering merenungkan betapa segala hal di dunia ini sifatnya sementara, dan satu-satunya yang akan kita bawa ke akhirat nanti adalah amal-amal kita-kebaikan dan keburukan yang telah kita kumpulkan. Ini benar-benar bikin aku mikirin soal niat juga. Misalnya, kalau aku menghasilkan uang dengan cara yang halal, mungkin lewat bisnis Islami atau semacamnya, lalu aku gunakan uang itu untuk keperluan halal, apakah aku masih akan mendapat pahala di akhirat? Kadang-kadang bikin bingung sih, apakah niat untuk uangnya sendiri mempengaruhi pahala spiritual. Gimana pendapat kalian?