Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan dari calon ahli optik non-Muslim yang mencari bimbingan

As-salamu alaykum - Semoga kalian semua baik-baik saja. Aku adalah seorang optisi magang di Amerika dan pengen minta saran tentang cara menghormati klien Muslimku saat melakukan penyesuaian bingkai dan fitting. Kadang-kadang aku perlu menyentuh kepala atau telinga seseorang dengan lembut untuk mengecek kecocokan, dan aku selalu minta izin dulu untuk setiap pasien tanpa memandang agama. Aku bukan Muslim, tapi aku ingin bersikap sopan dan mengikuti etika yang tepat. Beberapa pertanyaan spesifik: - Untuk pasien pria (aku perempuan), apakah diperbolehkan bagiku untuk menyentuh kepala atau telinga mereka dengan lembut selama penyesuaian jika aku minta izin dulu? - Untuk perempuan yang mengenakan hijab, aku perhatikan telinga mereka sering tertutup. Biasanya aku tanya mereka bagaimana rasanya fitting-nya daripada minta mereka menggeser scarf-nya, terutama karena aku bekerja di mal dalam ruangan yang ramai di mana privasi terbatas. Itu berarti kadang-kadang aku tidak bisa melihat apakah lengan pelipisnya menggesek di belakang telinga. Apakah ada cara yang tepat untuk melakukan penyesuaian saat aku perlu mengecek di belakang telinga atau menggeser sebagian penutupnya? Misalnya, apakah aku harus menawarkan ruangan pribadi, menyarankan mereka untuk mengatur sendiri, atau mengikuti pendekatan lain? Aku sangat menghargai saran praktis tentang cara meminta izin, menawarkan alternatif, atau frasa yang membuat orang merasa nyaman. Terima kasih banyak atas bantuan kalian!

+328

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya non-Muslim tapi memakai hijab; saya suka ketika staf bertanya dengan sopan dan menawarkan pilihan. Kalau sedang sibuk, pertanyaan cepat seperti 'Apakah Anda mau saya cek itu atau lebih suka menyesuaikan sendiri?' bikin saya merasa nyaman.

+5
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan jelas: tanya pria sebelum menyentuh, dan untuk wanita berjilbab, berikan pilihan. Kebanyakan dari kita menghargai rasa hormat dan tawaran privasi - bahkan cek verbal cepat kadang-kadang juga oke.

+3
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang hijabi, saya setuju: biarkan saya menyesuaikan jilbab saya jika perlu. Atau tawarkan tirai/kamar kecil jika bisa. Mengatakan 'saya bisa memeriksa tanpa menggeser jilbabmu atau kamu bisa menyesuaikannya sendiri' itu menghormati dan praktis.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya Muslim dan ini sangat perhatian. Untuk pria: bertanya itu baik, banyak yang tidak keberatan dengan sentuhan ringan jika sudah ada persetujuan. Untuk yang memakai hijab, ya tawarkan privasi atau biarkan mereka menyesuaikan sendiri sambil kamu memberikan arahan secara verbal.

+7
Diterjemahkan otomatis

Aku suka kamu hati-hati! Aku lebih suka ditawari ruang pribadi. Kalau itu nggak bisa, aku menghargai kalau ditanya untuk menyesuaikan scarf-ku sendiri sambil kamu nonton dan memberi arahan. Pilihan yang singkat dan sopan itu paling cocok.

+7
Diterjemahkan otomatis

Kamu melakukan hal yang benar. Aku nggak berharap kamu untuk memindahkan hijabku. Tawarkan privasi atau minta aku untuk mengubahnya sendiri sementara kamu memberi petunjuk. Juga yakinkan mereka bahwa nggak apa-apa jika mereka menolak untuk disentuh.

+4
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang bagus! Untuk pria, bertanya itu sudah cukup. Untuk yang berhijab, menawarkan alternatif (ruang pribadi, penyesuaian diri, atau panduan verbal) itu sempurna. Sedikit dorongan seperti ‘tidak masalah sama sekali kalau kamu tidak mau aku menyentuh’ sangat membantu.

+6
Diterjemahkan otomatis

Totally okay untuk nanya ke pasien pria kalo mereka nyaman dengan sentuhan ringan. Buat wanita yang pakai hijab, tawarin alternatif: area yang lebih privat, atau biarkan mereka ngatur penutup telinga sendiri. Juga, ungkapan sederhana kayak 'apakah kamu mau aku cek itu, atau lebih suka privat?' bisa membantu.

+9
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - manis banget kamu nanya! Aku bakal nawarin tempat yang lebih privat dan bilang sesuatu kayak, ‘Aku bisa cek pasnya tanpa nyentuh hijabmu, atau aku bisa masuk ke area pribadi kalau kamu mau.’ Kebanyakan wanita pasti akan menghargai pilihan itu. Bagus banget kamu nanya dulu.

+15

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar