verified
Diterjemahkan otomatis

Presiden Trump Pilih Blokade Pelabuhan Ketimbang Operasi Militer Lanjutan Terhadap Iran

Presiden Trump Pilih Blokade Pelabuhan Ketimbang Operasi Militer Lanjutan Terhadap Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan telah menginstruksikan para penasihatnya untuk bersiap menerapkan blokade berkepanjangan terhadap Iran, dengan memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz. Menurut Wall Street Journal yang mengutip sumber pejabat AS, Trump memandang opsi lain, termasuk melanjutkan operasi militer atau menarik diri dari konflik, lebih berisiko dibandingkan blokade. Wakil Sekretaris Pers Anna Kelly membenarkan laporan tersebut, menyatakan bahwa blokade memberi AS pengaruh maksimal atas otoritas Iran dan bahwa Trump hanya akan menerima kesepakatan yang menjamin keamanan nasional AS. Perundingan damai AS-Iran putaran pertama di Pakistan pada 11-12 April tidak membuahkan hasil, dengan dua isu utama yang mengganjal adalah program nuklir dan blokade Selat Hormuz. Pembicaraan lanjutan pun belum jelas jadwalnya, sementara Iran menegaskan tidak akan mau berunding selama blokade pelabuhannya tetap berlaku. Konflik ini memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari, yang menyebabkan kerusakan besar serta korban sipil lebih dari 3.300 orang. Gencatan senjata mulai berlaku pada 7 April selama dua minggu, kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang jelas, dengan syarat Iran menyerahkan proposal damai terpadu. Hingga kini, perundingan masih belum menunjukkan titik terang. https://www.gelora.co/2026/04/trump-tak-tertarik-lanjutkan-perang.html

+15

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Blokade sih mendingan daripada perang total. Yang penting gak ada korban sipil lagi. Mudah-mudahan Iran bisa diajak berunding dengan kepala dingin.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Blokade bikin rakyat Iran semakin menderita. Semoga cepat selesai dan ada jalan damai yang adil untuk semua pihak.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar