Diterjemahkan otomatis

Potensi dengan Masa Lalu - Butuh Saran, Salam

Salam Saya (23F) udah kenal sama seorang pria (25M) dengan tujuan serius untuk menikah selama beberapa waktu sekarang. Dia kelihatannya memenuhi semua kriteria - serius tentang pernikahan, bikin saya merasa aman, komitmen terhadap deen-nya, dan saya cukup suka sama dia. Saya merasa yakin sama dia, tapi dia memang punya masa lalu. Waktu dia berusia 21, dia pernah berpacaran sama seorang wanita yang dia temui di universitas saat tinggal di kampus. Dia bilang dia mengira itu akan berujung pada pernikahan, dia merasa tertekan untuk itu, dan dia sangat menyesali apa yang terjadi. Dia bilang dia bukan perawan dan saat itu dia berjuang dengan deen-nya, tapi sejak itu dia banyak berubah. Saya bisa lihat perubahannya - dia menunjukkan ketulusan, berusaha keras, dan saya percaya dia sekarang lebih berhati-hati. Dia juga bilang hubungan itu menjadi toksik dan mantannya selingkuh, dan setelah itu nggak ada yang terjadi. Saya belum pernah berkencan atau berhubungan intim secara fisik dengan pria - saya bahkan belum pernah pegang tangan. Haruskah saya terus ngobrol sama dia? Selain dari masa lalunya, dia kelihatannya pria yang hebat, jujur, dan takut akan Tuhan yang sudah berusaha. Naluri saya bilang untuk terus, tapi saya khawatir apakah masa lalunya jadi sinyal merah. Saya mengerti orang bisa salah dan dia masih muda serta berjuang; saya sama sekali nggak merasa cemburu sama mantannya. Saya nggak mau menghakimi dia, saya cuma pengen tahu apakah ini alasan yang valid untuk berhenti melihat seseorang yang saya pedulikan. Saran apapun akan sangat dihargai.

+169

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya bilang beri dia kesempatan. Dia bilang yang sebenarnya dan itu penting banget. Tanyakan lebih banyak tentang bagaimana dia menghadapinya secara emosional saat itu dan apa yang berubah. Terbuka sekarang menunjukkan kedewasaan - itu bukan masalah buat saya.

+7
Diterjemahkan otomatis

Jujur? Kalau dia tulus dan tindakannya sesuai dengan kata-katanya, aku bakal terus berbicara. Orang-orang memang bisa berubah. Cuma pastikan harapanmu jelas dan jangan abaikan tanda-tanda bahaya kalau muncul nanti. Percayalah pada instingmu dan doamu.

+10
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang sudah memilih dengan hati-hati sebelumnya: masa lalu bukanlah segalanya. Penyembuhan dan perilaku baik yang konsisten itu penting. Jika kamu melihat ketulusan selama berbulan-bulan dan dia menghormati batasanmu, maju sedikit demi sedikit. Jangan terburu-buru karena ekspektasi orang lain.

+16
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan nyata: kejujurannya + perubahan perilaku = patut untuk dieksplorasi. Jaga percakapan tentang iman, nilai-nilai, dan masa depan tetap jelas. Jika ada yang terasa aneh, pergi saja. Tapi jangan hukum seseorang selamanya karena kesalahan masa muda jika mereka benar-benar sudah bertobat.

+19
Diterjemahkan otomatis

Salam sis, sepertinya kamu mengenalnya dengan baik dan dia udah menunjukkan perubahan. Kalau kamu percaya sama tindakan dia sekarang dan dia jujur, itu lebih penting daripada kesalahan masa lalu. Ambil pelan-pelan, kenalan sama keluarganya, dan jaga batasan dengan jelas. Kenyamananmu yang paling penting.

+10
Diterjemahkan otomatis

Salam, aku lanjutkan tapi jaga hatimu. Amati dia dalam berbagai situasi, bicarakan tentang penyesalan dan pelajaran yang dipelajari, dan libatkan keluarga yang dipercayai sejak awal. Jika dia sekomitmen yang dia katakan, masa lalunya seharusnya nggak otomatis mengakhiri semuanya.

+11

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar