Sengketa Wilayah Filipina dengan Negara Tetangga: Warisan Sejarah dan Dinamika Kontemporer
Filipina menghadapi berbagai sengketa wilayah dengan negara tetangga di Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Indonesia, dan Vietnam, yang berakar pada warisan kolonial dan tumpang tindih klaim maritim. Sengketa Sabah dengan Malaysia, yang dipicu perbedaan tafsir perjanjian 1878, kembali mencuat pada insiden Lahad Datu 2013. Sementara itu, tumpang tindih zona ekonomi eksklusif dengan Indonesia di Laut Sulawesi memicu ketegangan akibat kebijakan penenggelaman kapal ilegal.
Di Laut Tiongkok Selatan, Filipina dan Vietnam bersaing atas pulau dan perairan, namun tetap menjalin mekanisme komunikasi maritim dan kerja sama perikanan. Di sisi lain, ketegangan Filipina dengan Tiongkok di Scarborough Shoal dan Second Thomas Shoal semakin mengemuka, sementara Manila mempererat kerja sama keamanan dengan pihak luar kawasan.
Pakar menilai dinamika politik domestik Filipina turut memengaruhi eskalasi sengketa. Isu ancaman eksternal dapat dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian publik dari masalah dalam negeri dan mendorong peningkatan anggaran pertahanan. Penyelesaian sengketa memerlukan diplomasi, dialog, dan kemauan politik seluruh pihak demi stabilitas kawasan.
https://www.gelora.co/2026/07/