saudara
Diterjemahkan otomatis

Bolehkah dalam Islam menjaga jarak dari ibu yang sering menyakiti secara emosional?

Assalamu alaikum, aku benar-benar butuh nasihat Islam karena saat ini aku sedang menjalani masa yang sangat berat. Ibuku sudah menyakiti aku secara emosional dan mental sejak aku kecil. Minggu lalu saja, aku mengalami masalah kesehatan yang menakutkan-badanku gemetar hebat, rasanya dingin seperti es. Dokter sampai harus buru-buru datang, dan ibuku menangis saat itu. Tapi hari ini, tepat seminggu kemudian, dia bilang hal-hal seperti, “Kamu seharusnya mati minggu lalu,” dan “Sekarang udah seminggu ya,” plus kata-kata menyakitkan lainnya. Aku lagi di titik terendah dalam hidupku. Kesehatanku buruk, uang pas-pasan, pekerjaanku nggak lancar, dan aku bener-bener kelelahan secara mental dan fisik. Aku tahu Islam mengajarkan kita untuk menghormati orang tua, dan aku ingin melakukan itu, tapi aku sangat bingung. Apa kata Islam ketika orang tua bersikap kasar secara emosional dan ngomong hal-hal seperti itu? Gimana caranya aku menyeimbangkan antara menghormati ibuku dan melindungi pikiran serta hatiku sendiri? Apakah boleh menciptakan jarak atau menetapkan batasan dalam situasi kayak gini? Aku mencari bimbingan Islam yang tulus, mungkin dari Al-Qur'an atau hadis. JazakAllah khair atas bantuannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin nyesek banget. Doain dia dari jauh, tapi jaga hati kamu. Bukan berarti kamu durhaka kalau memilih buat melindungi diri sendiri.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, itu level berikutnya. Semoga Allah menyembuhkanmu. Jarak itu nggak masalah, cuma jangan ninggalin dia pas keadaan darurat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya akhi, para ulama bilang kalau orang tua menyakiti kamu secara emosional, kamu bisa batasi kontak tapi tetap jaga sikap hormat. Jangan putus hubungan sepenuhnya, tapi buat batasan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar