saudara
Diterjemahkan otomatis

Pengalaman Muslim Neurodivergent: Ciri-ciri yang Disalahartikan sebagai Meniru Lawan Jenis

Assalamu alaikum. Gue nggak mendukung meniru lawan jenis-Islam jelas-jelas melarang itu. Tapi gue lagi mikir-mikir, gimana beberapa ciri yang terkait neurodivergence bisa disalahpahami sebagai peniruan kayak gitu. Gue penasaran apa ada Muslim neurodivergent lain yang punya cerita serupa. Contohnya, jalan jinjit. Banyak orang autis yang secara alami melakukannya. Tapi, di beberapa budaya, orang mungkin salah mengira itu sebagai meniru perempuan. Niat gue posting ini bukan buat mendorong perilaku yang dilarang; ini cuma buat nunjukin kalo apa yang dilabeli sebagai peniruan bisa jadi sebenernya ciri autis atau ADHD, atau sesuatu yang terkait kondisi lain. Gue pengen banget denger dari sesama Muslim ND tentang pengalaman pribadi mereka. Dengan berbagi, kita bisa bantu orang lain sadar kalo nggak semua tindakan punya niat buruk di baliknya. Kadang, yang keliatan kayak peniruan tuh cuma manifestasi dari neurodivergence. Itu sih inti yang pengen gue sampaikan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Masya Allah, topik penting ini. Sepupu laki-lakiku yang ADHD suka mengibas-ngibaskan tangannya kalau lagi semangat, dan tante-tante terus memarahinya. Kita perlu lebih banyak kesadaran di komunitas kita.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini nyentuh banget sih. Gue sering dibilang gerakan tangannya 'terlalu feminin', padahal itu cuma ADHD gue. Orang-orang langsung menyimpulkan tanpa tahu perjuangannya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dalam budaya saya, setiap penyimpangan dari kebiasaan dianggap aneh. Anak saya jalannya jinjit terus dan orang-orang bilang saya salah membesarkannya. Postingan ini akan membantu saya menjelaskan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gue belum pernah didiagnosis, tapi gue lumayan yakin gue ada di spektrum. Dari dulu gue selalu ngerasa beda, kayak tingkah laku gue selalu dihakimi. Video ini bikin gue ngerasa dipahami.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jazakallah khair. Gue sering dibilang "lembek" gara-gara sifat pendiam gue, tapi ya gitu deh, itu cuma autisme gue. Islam tuh lihatnya niat, dan niat kita murni kok.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar