verified
Diterjemahkan otomatis

Pemprov NTB Imbau Masyarakat Tenang dan Kedepankan Persatuan NKRI dalam Kasus Perselisihan Lombok-Bali

Pemprov NTB Imbau Masyarakat Tenang dan Kedepankan Persatuan NKRI dalam Kasus Perselisihan Lombok-Bali

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak memperpanjang polemik terkait mediasi kasus perselisihan antara warga Lombok dengan pemilik usaha jahit di Badung, Bali. Jurubicara Pemprov NTB, Ahsanul Halik, menekankan agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik antarsuku atau antardaerah. Ahsanul menyampaikan pentingnya sikap menyejukkan dari semua pihak dan mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh potongan video atau narasi di media sosial. Ia juga mengingatkan bahwa hubungan sosial, budaya, ekonomi, dan kekeluargaan antara NTB dan Bali sangat erat, sehingga satu peristiwa tidak boleh mengganggu hubungan baik yang sudah terbangun. Pemprov NTB juga menyoroti prinsip netralitas dan kepatutan pejabat publik dalam menangani persoalan masyarakat. Ahsanul menegaskan bahwa pejabat publik harus mengedepankan kepentingan negara, keadilan, dan persatuan, bukan primordialisme. Gubernur NTB telah berkomunikasi dengan Gubernur Bali untuk menjaga suasana kondusif dan mencegah kejadian serupa terulang. Ahsanul berharap semua pihak mengambil pelajaran agar perbedaan latar belakang tidak menjadi dasar merendahkan seseorang, dan menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, menghormati hukum, etika, serta semangat persatuan NKRI. https://kabarbaik.co/pemprov-ntb-pejabat-publik-harus-berdiri-di-atas-kepentingan-nkri/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Setuju, jangan mudah percaya video potongan. Mari jaga ukhuwah islamiyah dan persatuan Indonesia.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga tidak ada konflik antar suku. Kita semua bersaudara, apalagi sesama muslim.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Alhamdulillah, sikap tenang memang lebih baik. Jangan terpancing emosi, saudara kita di Bali juga bagian dari kita.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar