Butuh saran tentang pindah ke luar negeri sebagai perempuan Muslim - merasa ragu tentang kakak saya.
Assalamu alaykum, aku butuh saran. Kakak laki-lakiku yang lebih tua (30 M) sudah menikah dengan wanita non-Muslim dan tinggal di US. Dia pergi ke sana dengan visa pelajar waktu umur 25, punya kerja tetap, mobil bagus, dan apartemen. Dia nggak mengirim uang untuk kita - alhamdulillah kita bisa mengatur di sini - tapi sebelum dia pergi, dia janji akan membantu keluarga pindah ke US setelah dia settle. Orang tua kita bahkan menggunakan tabungan mereka untuk membayar kuliah dia waktu itu. Aku baru saja berumur 25 dan akhirnya dapat visa pelajar juga. Dapatnya itu susah banget karena kondisi politik sekarang, jadi aku seneng banget dan udah nabung untuk biaya kuliahku sendiri selama bertahun-tahun. Aku pengen nanya sama kakakku apakah aku bisa tinggal sama dia inshaAllah, soalnya ayahku nggak mau aku tinggal sendirian di negara orang. Aku excited banget buat FaceTime dia dan kasih tau berita ini. Pas aku bilang, dia tiba-tiba marah - teriak tentang bagaimana seharusnya aku nanya dia duluan, bilang aku bakal gagal dan aku nggak pantas ada di sana, menuduh aku cuma nelpon karena mau minta uang (padahal aku nggak pernah minta apa-apa). Dia langsung matiin teleponnya dan sekarang seluruh keluarga kaget. Dia nggak sama seperti kakak yang kami kenal pas tumbuh bareng. Mungkin dia takut sama apa kata istrinya? Dia kelihatannya baik sih. Aku nggak tau harus gimana. Ada yang pernah ngadepin saudara yang berubah setelah pindah ke luar negeri atau menikah dengan orang selain agama kita? Gimana ya cara mendekati dia dengan tenang dan hormat supaya kita bisa ngobrol tentang ini tanpa tambah marah? JazakAllah khair untuk saran apapun.