Nasihat Tulusku untuk Keluarga Muslim
Assalamu Alaikum semuanya. Ada sepatah kata nasihat, terutama untuk orang tua yang punya anak kecil: tolong perhatikan konten yang ditonton anak-anak kalian. Waktu aku masih kecil, aku mulai menonton debat Islam dari ulama seperti Zakir Naik dan Ahmed Deedat, tapi kemudian saran online mulai menunjukkan aku pandangan-pandangan yang berseberangan dan materi yang mendorong kekufuran. Aku terus menontonnya karena penasaran, dan pelan-pelan, itu membuatku menjauh dari Islam. Sekarang, Alhamdulillah, aku sedang berusaha mencari jalan kembali dan bahkan sudah mulai shalat lagi, tapi imanku tidak sekuat dulu. Waktu aku kokoh dalam Islam, aku punya ketenangan, tujuan yang jelas, dan rasa harga diri yang sejati. Hidupku tidak sempurna, tapi lebih baik dalam banyak hal. Video-video itu benar-benar mengubah pandanganku tentang Allah, Nabi Muhammad (SAW), dan segala yang aku percayai. Al-Quran mengingatkan kita untuk tidak duduk bersama orang yang mengolok-olok agama kita, karena itu bisa mempengaruhi kita. Aku berbagi ceritaku untuk membantu orang lain menghindari perjuangan yang sama. Meski dengan niat yang baik, mengonsumsi konten yang menyerang Islam itu tidak bijak-hati kita bisa terpengaruh lebih mudah dari yang kita kira. Alhamdulillah, lebih baik fokus pada konten yang bermanfaat, seperti kisah para nabi, daripada menyelami debat-debat konfrontatif. Jazakallah Khair sudah membaca, dan tolong doakan aku, semoga Allah mengampuniku dan memberiku keteguhan. Aku berpegang pada harapan akan rahmat Allah dan terus mengucapkan La ilaha illa Allah, karena kita tahu Dia mengampuni semua dosa kecuali syirik.