Diterjemahkan otomatis

Ibu saya bilang saya dirasuki jin - atau mungkin ini masalah kesehatan mental?

As-salamu alaykum. Post yang panjang ahead - maaf kalau jadi bertele-tele. Aku cewek 18 tahun dan ibuku udah bilang orang-orang selama bertahun-tahun kalau aku punya jinn, tapi aku sendiri lagi kepikiran, apakah banyak yang aku rasain ini lebih ke masalah kesehatan mental. Dia yakin itu cuma jinn. Aku berharap bisa menjelaskan apa yang ku alami dan dapat perspektif: apakah ini terdengar kayak aktivitas jinn, perjuangan kesehatan mental, atau mungkin keduanya? 1) Kebersihan yang buruk. Aku susah banget buat tetap bersih dan merawat diri. Pakaian menumpuk, kadang aku bau, kulitku makin parah dan ada bagian yang mengelupas, sering banget aku terlihat abu-abu/coklat dan lemas dengan lingkaran hitam di bawah mata. 2) Emosi yang cepat meledak. Kebanyakan keluargaku itu mudah tersulut emosi, tapi aku beda - aku bisa marah hampir seketika dan bilang atau mengancam hal-hal yang merusak. Saudara-saudaraku tahu cara untuk memicu reaksi dariku dan mereka menganggap ini lucu. Saat aku meledak, aku jadi orang lain: bisa aja aku merusak barang, atau kalau aku nggak mau bikin kerusakan, aku pergi ke kamar mandi dan menyakiti diri sendiri untuk melepaskan kemarahan - mengepalkan tangan, mencakar, memukul kepala, menampar atau memukul diri sendiri, hal-hal kayak gitu. Aku juga banyak ngomong kotor dan kadang bilang hal-hal yang mengerikan tentang agama saat aku dalam keadaan itu, kayak meragukan doa atau bilang aku benci berdoa. Setelah tenang, aku merasa sangat bersalah dan malu tapi aku terus mengulang siklus itu. Aku berusaha mengendalikannya tapi nggak bisa. 3) Stres yang konstan. Aku selalu merasa tegang, bereaksi berlebihan terhadap hal-hal kecil dan meluapkan kemarahan kepada siapa pun yang berbicara padaku saat aku stres. 4) Rasa sakit fisik yang terus-menerus tanpa penyebab yang jelas. Aku udah periksa ke dokter dan melakukan berbagai tes; mereka bilang aku sehat secara fisik, tapi rasa sakitnya tetap ada. 5) Pikiran negatif tentang Islam kadang-kadang. Saat aku benar-benar marah, aku dapat pikiran yang mengganggu dan mengucapkan hal-hal yang tidak sopan tentang Islam. Aku juga sering mengalami waswas yang bikin aku stres. 6) Menghabiskan banyak waktu di kamar mandi. Kami tinggal di rumah kecil dan kamar mandi satu-satunya tempat privat, jadi aku sembunyi di sana untuk berkhayal, scroll, nangis, atau cuma sendirian. Aku nggak bisa nangis di depan keluarga, jadi di situlah aku melakukannya. 7) Kecanduan musik yang berat. Aku dengerin berjam-jam, genre yang keras - terutama metal dan hard rock. Kadang sakit di telinga, tapi itu bikin aku merasakan numb dan menciptakan dunia terpisah di mana aku merasa baik-baik aja. 8) Mimpi buruk yang jelas beberapa bulan lalu di mana aku diculik dan melakukan wudu dan doa di kamar mandi. Aku bangun dengan sangat terkejut dan akhirnya melakukan wudu dan sholat, yang sudah lama nggak aku lakukan. Itu mengganggu tapi terasa penting. 9) Sholat dan wudu adalah perjuangan besar. Aku basically nggak sholat secara konsisten selama berbulan-bulan; aku punya masalah sensorik dan benci basah, jadi wudu terasa sangat menyiksa. Aku nggak punya kemauan untuk belajar, mandi, sholat - aku kayaknya nggak bisa mengikuti shalat bahkan selama sebulan penuh di masa lalu. Maaf udah nyampah semua ini - aku cuma perlu menjelaskan semuanya. Aku beneran pengen tahu apakah ini lebih kayak masalah spiritual atau sesuatu seperti depresi, kecemasan, atau masalah kesehatan mental lainnya. Aku terbuka untuk melihat kedua sisi dan aku akan sangat menghargai nasihat dari orang-orang yang memahami Islam dan kesehatan mental. JazakAllah khair.

+315

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Belum ada komentar

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar