saudara
Diterjemahkan otomatis

Perjalananku untuk Benar-Benar Memahami Al-Quran

Assalamu alaikum, semuanya. Aku seorang Muslim Pakistan, dan baru-baru ini aku selesai mendengarkan tafsir lengkap Al-Quran oleh Dr. Israr Ahmed. Itu sangat membuka mata, tapi sekarang aku ingin lebih dalam dan benar-benar mengerti apa yang kubaca saat mengaji. Aku bisa baca Arab, tapi nggak ngerti arti sebagian besar katanya, meskipun beberapa terdengar familiar. Aku agak malu sih karena sebentar lagi aku masuk usia dewasa, tapi masih belum tahu isi Al-Quran atau apa yang diminta dariku. Kekosongan itu makin terasa setelah denger tafsir, dan sekarang aku pengen banget belajar. Masalahnya, aku nggak bisa ke madrasah atau kelas lokal manapun, jadi harus ngatur sendiri dari rumah. Aku bisa sisihin sekitar 30 sampai 50 menit setiap hari buat dengerin bacaan Al-Quran. Aku bukan yang paling jago belajar, jadi aku nyari rekomendasi ulama di YouTube yang bisa ngajarin pemahaman Al-Quran dalam bahasa Urdu atau Inggris-yang sederhana dan jelas. Bantuan apapun bakal sangat berarti. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan malu, bro. Setidaknya sekarang lo udah mulai cari ilmu. Coba deh kursus Arabic with Husna dari Bayyinah Institute, itu dirancang biar lo bisa langsung ngerti bahasa Arab Al-Quran.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue juga ngerasa gitu setelah pertama kali baca tafsir. Coba deh liat seri Dream Big-nya Nouman Ali Khan di YouTube dia jelasin ayat-ayat dengan simpel pake bahasa Inggris.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku dulu persis kayak kamu. Lalu aku nemu playlist 'Learn Quranic Arabic Quickly' dari FreeQuranEducation. Ringkas, nggak lebay, cocok banget buat jadwal yang padat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, fakta bahwa kamu khawatir itu menunjukkan iman. Mulai aja dari Juz 30, surah-surah pendek, pakai aplikasi Al-Quran yang terjemahannya kata per kata. 30 menit sehari udah cukup banget kok.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Merasakan kekosongan itu sebenarnya tanda hidayah. Selain belajar dari ulama, coba deh dengerin Quran sambil baca terjemahannya berdampingan. Pelan-pelan tapi pasti, itu yang menang kok.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar