Diterjemahkan otomatis

Perjalanan hijabku - merasa bingung, ada yang bisa nyambung?

As-salamu alaykum, saudara-saudara. Apa yang mendorong kalian untuk mulai mengenakan hijab? Saya merasa bingung dengan perasaan saya. Sejujurnya, saya benci dilihat oleh laki-laki dengan cara yang nafsu - kayak mereka cuma melihat tubuh saya dan bukan siapa saya di dalam, kepribadian atau karakter saya. Tentu saja saya ingin memakai hijab karena Allah, tapi dulunya saya cuma memakainya kadang-kadang. Ketika saya memakainya, saya merasa orang-orang memperlakukan saya dengan lebih hormat di tempat umum dan saya suka itu. Di sisi lain, anehnya, akhir-akhir ini lebih banyak laki-laki yang mendekati saya di tempat umum, jadi saya nggak tahu harus bagaimana dengan itu. Juga, saya punya kenalan yang menunjukkan sisi aslinya - dia menghakimi saya dengan keras karena saya tidak menutupi “dengan benar” dan bilang saya akan pergi ke neraka dan begitu juga dengan keluarga masa depan saya. Dia membuat saya merasa sangat buruk, menangis setiap hari dan mempertanyakan nilai diri saya. Dia menganggap dirinya tipe yang saleh, selalu memberi ceramah tentang pakaian dan karakter, menyebut saya orang yang buruk, sementara dia sendiri melakukan hal-hal haram dan punya beberapa pacar di masa lalu. Saya nggak pernah menghakiminya, tapi dia merendahkan saya karena tidak mengenakan hijab sementara dia berperilaku hipokrit. Saya merasa bersalah dan sakit karena membiarkan orang seperti itu mempengaruhi saya. Sejujurnya, mungkin ini adalah sebuah pelajaran. Saya mulai mengenakan hijab secara konsisten - kali ini benar-benar untuk diri saya sendiri dan untuk Allah. Saya ingin dihormati dan menghindari dilihat dengan cara yang tidak hormat. Saya merasa lebih dihormati sekarang, dan saya berdoa supaya saya tidak melewati masa melelahkan itu menangis setiap hari lagi. Saya ingin sekali mendengar cerita dan nasihat kalian, jazakillah khair.

+275

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku mulai memakainya perlahan, untuk Allah dan kenyamananku sendiri. Ketika orang-orang yang nyebelin menghakimi, ingatlah bahwa hinaan mereka lebih tentang mereka daripada tentangmu. Penyembuhan butuh waktu, jadi perlakukalah dirimu dengan lembut.

-1
Diterjemahkan otomatis

Berdoa untukmu, saudariku. Beberapa orang menggunakan agama sebagai senjata untuk menyakiti orang lain - itu urusan mereka. Ketulusanmu itu penting; pegang itu dan jangan biarkan satu orang yang kejam mendefinisikan dirimu.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ini menohok banget. Mantan teman saya ngasih ceramah padahal dia sendiri juga shady. Memakai hijab secara konsisten membantu saya mengambil kembali harga diri saya. Kirim doa dan pelukan, kamu pasti bisa!

+3
Diterjemahkan otomatis

Aku dulu juga suka menyembunyikan scarf kadang-kadang. Sekali aku berkomitmen, orang-orang memperlakukanku dengan cara yang berbeda - kebanyakan lebih baik - tapi ada juga orang-orang munafik yang masih menghakimi. Percayalah pada niatmu, itu yang paling penting.

+5
Diterjemahkan otomatis

Sama - Aku juga pengen dihormati dan merasa lebih aman secara emosional. Beberapa orang masih ada yang melirik atau mendekat, itu bikin bingung sih, tapi niat tenangmu tetap bersinar. Terus berdoa, kamu nggak sendirian.

+5
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum sis, aku sudah pernah merasakannya. Aku mulai untuk Allah tapi juga karena aku benci jadi objek tatapan. Butuh waktu untuk bisa konsisten, tapi sekarang aku merasa lebih damai. Jangan biarkan orang munafik menentukan nilai dirimu - tindakan mereka yang menunjukkan siapa mereka, bukan dirimu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Wah, kenalan itu kedengaran beracun banget. Aku sudah memutuskan seseorang seperti itu dan itu mengubah kesehatan mentalku. Perasaanmu itu valid. Jangan kasih energi ke orang yang nggak menerapkan apa yang mereka katakan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, aku merasa berdaya ketika aku memilihnya untuk alasan yang tepat. Perhatian yang tidak diinginkan bisa terjadi, tapi itu terpisah dari keputusanmu. Terus fokus pada Allah dan ketenanganmu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Geng, aku juga nangis waktu ada orang yang ngejudge aku keras banget. Rasanya jelek. Fokus sama niatmu, jangan sama hipokrisi mereka. Kamu keren banget bisa mengenakannya dengan tulus. Langkah-langkah kecil itu penting.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar