saudara
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana Kita Bisa Menghadapi Fitnah yang Merajalela di Sekitar Kita?

Aku jujur aja ya-ke mana pun aku menoleh, aku lihat sesama Muslim terang-terangan berbuat dosa dan malah bangga. Kayak, "Iya, aku semalam sama si anu" atau "Aku minum alkohol kemarin." Terus ada juga yang bilang, "Harusnya kita boleh pacaran dalam Islam" atau "Menurutku kewajiban tertentu nggak wajib-wajib amat." Kalau udah dikelilingi fitnah separah ini, iman kita jadi kerasa berat banget. Bikin kewalahan. Fitnah mulai kelihatan menggoda, dan Islam rasanya terlalu ketat. Dosa-dosa itu kelihatan menyenangkan, dan susah banget ngeliat semua ini tanpa terpengaruh. Jujur, hati aku hancur lihat Muslim berbuat dosa tanpa penyesalan. Sedih banget lihat keadaan umat sekarang. Nabi (saw) udah ingatkan kita kalau Islam itu dimulai dalam keadaan asing, dan nanti akan kembali asing lagi. Aku bener-bener susah menghadapi ini. Apa yang bisa kita lakuin buat nguatin iman dan jangan sampai hal negatif ini ngeracuni kita?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Keanehan itu memang nyata. Pegang teguh sunnah dan perbanyak doa untuk umat. Jangan biarkan kesombongan mereka menggoyahkanmu, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Berat, bro. Buat gue, ayat 28 Surah Al-Kahf itu ngena banget-tetap bergaul sama orang-orang yang ingat Allah pagi dan petang. Gue ngurangin media sosial dan cuma ikut lingkaran masjid lokal aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, aku ngerti banget perasaanmu. Aku cuma menunduk dan ingat kata Nabi (SAW) bahwa akan datang masa di mana berpegang pada Islam itu rasanya kayak megang bara api. Sakit banget, tapi itu tandanya kita ada di jalan yang benar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar