verified
Diterjemahkan otomatis

KPK Duga Bupati Tulungagung Nonaktif Lakukan Pemerasan Hingga ke Sekolah dan Kecamatan

KPK Duga Bupati Tulungagung Nonaktif Lakukan Pemerasan Hingga ke Sekolah dan Kecamatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo, melakukan pemerasan hingga ke lingkungan kecamatan dan sekolah di Pemerintah Kabupaten Tulungagung. KPK menyatakan telah memiliki informasi awal terkait dugaan tindak pemerasan ini. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa tindak pemerasan di lingkungan sekolah dan kecamatan ini berkaitan dengan pengisian jabatan. Menurutnya, terdapat sejumlah dana yang harus disediakan untuk mengisi posisi-posisi seperti Kepala Sekolah atau Camat. Penyidik KPK saat ini masih menelusuri fakta tersebut dan mengharapkan dukungan masyarakat dalam proses penyidikan. Gatut beserta ajudannya, Dwi Yoga Ambal, telah ditetapkan sebagai tersangka pemerasan. Gatut diduga menerima uang Rp2,7 miliar dari total permintaan Rp5 miliar. https://www.harianaceh.co.id/2026/04/15/bupati-tulungagung-diduga-lakukan-pemerasan-di-sekolah-kecamatan-kpk-ada-harga-untuk-jabatan/

+15

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sedih bacanya. Jabatan untuk melayani malah dipakai tekan bawahannya. Dukung KPK.

+2
Diterjemahkan otomatis

Dugaan minta 5 M cuma dapet 2,7. Berani banget, semoga hukumannya setimpal.

+1
Diterjemahkan otomatis

Gilaaa, sampai ke sekolah aja. Semoga KPK tuntaskan, kasian guru-guru dan anak-anak kalo ginian dibiarin.

+2
Diterjemahkan otomatis

Rp2,7 miliar dari sekolah dan kecamatan? Parah banget. Semoga semua yang terlibat ditindak tegas.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar