Diterjemahkan otomatis

Saat Tempo Shalatmu di Kantor Dipertanyakan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Aku lagi di tempat kerja baru ini (baru beberapa minggu) dan ada beberapa rekan Muslim lain yang sudah lama di sini. Alhamdulillah, ada tempat khusus untuk shalat yang disediakan, itu bagus. Tapi aku nggak terlalu yakin seberapa paham manajemen soal praktik ibadah kita. Ini yang terjadi: Aku perhatikan rekan-rekan Muslimku nyelesaiin shalatnya relatif cepet. Semoga Allah terima ibadah mereka. Tapi saat kita shalat bareng, aku sering masih di rakaat pertama sementara mereka udah lanjut ke rakaat kedua atau ketiga. Buatku, buru-buru itu ngaruh ke khushu, tajwid, sama tuma'ninah-aku pengen shalat dengan benar, apalagi sebagai orang yang dari dulu diajarin buat nggak 'mencuri dari shalatmu'. Aku juga berusaha masukin shalat sunnah kapan pun bisa, soalnya tiga dari shalat wajib harian itu waktunya pas jam kerjaku. Meski aku pake jam istirahatku dan selalu kasih tau orang sekitar kalau aku mau shalat, manajemen baru-baru ini ngasih peringatan soal 'ketidakhadiran yang terlalu lama'. Alasannya? 'Kalau yang lain cuma butuh beberapa menit, kenapa kamu butuh waktu lebih lama?' Masalahnya, tempat kerja kita ini sebenarnya nggak terlalu high-pressure-kadang orang ambil istirahat pribadi lama-lama juga nggak ada yang perhatiin. Tapi sekarang aku jadi bingung harus gimana kalau ini terjadi lagi. Apa aku jelasin kalau tempo shalat tiap orang bisa beda-beda? Apa aku coba percepat shalatku? Atau udah waktunya pertimbangin pilihan lain? JazakAllah khair untuk semua masukan.

+58

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Manajemen ini sungguh menggelikan. Orang-orang menghabiskan waktu istirahat kopi lebih lama daripada waktu salat Dhuhr.

+1
Diterjemahkan otomatis

Salahmu adalah milikmu. Jangan pernah mengorbankan kualitas demi kemudahan mereka. Insya Allah mereka akan paham jika kau jelaskan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Dokumentasikan semuanya. Kalau mereka menanyaimu lagi, kamu punya catatan. Tetap kuat.

0
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan urusanmu. Mungkin coba ajak HR bicara empat mata soal penyesuaian ibadah? Jangan terburu-buru dalam shalatmu.

+1
Diterjemahkan otomatis

Berdirilah tegak, saudara. Jangan terburu-buru dalam shalatmu demi siapapun. Ibadahmu itu antara dirimu dan Allah.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar