Diterjemahkan otomatis

Rasanya banyak anak muda zaman sekarang semakin menjauh dari agama, dan jujur, menurutku itu karena mereka terlalu terikat sama dunia ini.

SubhanAllah, bukan cuma Islam-agama mana pun yang punya aturan nyata juga mengalami hal ini. Penyebab terbesarnya? Terlalu cinta sama kenikmatan duniawi, mengutamakan kehidupan sementara ini daripada akhirat. Mungkin karena Islam itu satu-satunya agama yang nggak bisa benar-benar 'diencerin'. Kita berusaha mengikutinya dengan benar, alhamdulillah. Ada seorang akhwan yang aku kenal bilang dia bakal pertimbangkan jalan lain tapi nggak pernah Islam karena dia nggak mau tumbuh jenggot-dia nggak mau 'nutupin garis rahangnya'. Astaghfirullah, hal sekecil itu bisa menghalangi dari hidayah. Dan suatu kali, dalam diskusi, ada seorang akhwat bilang dia 'lebih baik mati daripada nurut sama laki-laki cuma karena Allah perintahkan, atau jadi istri keempat'. Argumen itu sering banget kedengeran, dan sedih karena dasarnya salah paham. Orang lain langsung blak-blakan bilang dia mau uang, makanan enak, mobil... dunia. Dia bilang, 'Kalau Allah akan menghukumku karena mencintai kenikmatan yang Dia ciptakan buat kucintai, itu bukan Tuhan yang mau kusembah. Lebih baik aku di Neraka.' Ngenes banget, wallahi. Rasanya tiap hari, cinta dunia ini menarik orang menjauh, bukan cuma dari Islam, tapi dari iman yang sebenarnya. Semoga Allah membimbing kita semua dan menjaga hati kita tetap kokoh.

+88

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menjaga iman kita. Perjuangan ini nyata.

+3
Diterjemahkan otomatis

Terkait prioritas. Saat dunia jadi yang utama, yang lain akan pudar. Kita perlu terus memeriksa diri sendiri.

+1
Diterjemahkan otomatis

Komentar sang saudari adalah kesalahpahaman yang umum. Jika saja orang-orang mempelajari agama dengan benar alih-alih mendengarkan para pengkritik.

+2
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, dunia ini cuma hiasan. Kita gampang banget lupa.

+2
Diterjemahkan otomatis

Sudah pernah dengar alasan soal 'garis rahang' juga... itu cuma alasan. Pemanduan adalah pilihan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ameen untuk doamu. Ini ujian bagi kita semua.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kutipan terakhir tentang Api itu... sungguh menakutkan. Semoga Allah menyelamatkan kita dari pola pikir seperti itu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar