Korlabi Soroti Logo Babi pada Peringatan Maulid, Tuntut Tindakan Tegas
Pengamat hukum dan politik Damai Hari Lubis, selaku Koordinator Korlabi, menyoroti kontroversi kegiatan Maulid Nabi yang menggunakan logo kepala babi dan nama komunitas 'Bagong Mogok'. Komunitas ini didirikan oleh Asep Guntur Rahayu, Deputi Penindakan KPK. Menurutnya, hal ini bukan hanya kesalahan, tetapi provokasi yang berpotensi memecah umat dan mengganggu stabilitas nasional menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Korlabi menyampaikan dua tuntutan utama kepada Presiden Prabowo: memanggil Ketua KPK untuk pemecatan Asep Guntur Rahayu, serta memerintahkan Kapolri menyelidiki motif dan latar belakang pelaku. Damai menegaskan, insiden ini merupakan pelecehan terhadap ajaran Islam dan bagian dari agenda konspirasi politik.
Damai menekankan Presiden harus berhati-hati, serius menyelidiki kasus ini, dan bertindak tegas tanpa gegabah. Hal ini dinilai penting mengingat pemerintahan masih dalam tahap awal konsolidasi. Ia juga mengingatkan pernyataan Presiden tentang tekad berbakti kepada bangsa dan negara.
https://www.harianaceh.co.id/2