Menemukan Jalan Kembali ke Islam Setelah Lama Meninggalkannya
As-salamu alaykum semuanya. Aku belum sholat dengan benar sejak usia enam tahun, saat ayahku meninggal dunia, semoga Allah merahmatinya. Ibuku harus pergi ke luar negeri untuk bekerja sejak aku masih kecil, jadi aku tidak pernah benar-benar belajar cara melaksanakan Shalat dengan benar. Alhamdulillah, tahun ini, pamanku membantuku memulai sholat lagi dan menuntunku kembali ke agamaku, insya Allah. Dalam pencarianku akan kebenaran, aku melihat banyak komentar penuh kebencian tentang iman kita. Belakangan ini, aku mencoba memahami bagaimana ketiga agama Abrahamik-Yahudi, Kristen, dan Islam-saling terhubung. Aku menyadari bahwa dua yang pertama seperti bab-bab awal yang menuntun kita menuju kebenaran terakhir. Aku belajar bahwa 'Roh Kudus' yang dibicarakan orang Kristen sebenarnya adalah Malaikat Jibril, semoga keselamatan atasnya. Jibril-lah yang menyampaikan firman Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Isa, semoga keselamatan atas keduanya. Dalam Islam, kami percaya Nabi Isa adalah seorang rasul Allah yang agung. Dia mengajarkan orang untuk menyembah Tuhan saja, bukan dirinya. Konsep Trinitas tidak diajarkan oleh Isa; itu datang jauh kemudian dari para pengikutnya. Bagiku, ini menunjukkan Islam menyempurnakan pesan itu. Wahyu-wahyu sebelumnya berubah seiring waktu, tetapi Al-Qur'an adalah petunjuk Allah yang terpelihara dan final. Nabi Muhammad, semoga keselamatan atasnya, adalah nabi terakhir. Pemahaman ini benar-benar menjadi berkah bagiku. Alhamdulillah, Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menuntun kita semua.