saudari
Diterjemahkan otomatis

Apakah ide ini oke secara Islam?

Assalamu alaikum! Aku pengen cerita sesuatu yang udah lama ada di pikiranku dan minta saran dari sudut pandang Islam. Sebelum aku masuk Islam (alhamdulillah, udah 3 tahun sekarang), aku dulu aktif di media sosial bikin konten makeup dan masak. Aku punya pengikut lumayan-kayak 7k di satu platform dan hampir 5k di platform lain. Tapi setelah jadi mualaf, aku hapus semua konten itu dan sekarang cuma punya akun privat kecil buat keluarga dan temen deket. Belakangan ini, aku kepikiran buat mulai lagi bikin video makeup dan masak, tapi aku khawatir. Aku seorang bercadar, jadi ide buat ngerekam langkah-langkah makeup mataku bikin nggak nyaman. Aku suka banget makeup, tapi aku nggak mau mengorbankan nilai-nilaiku sebagai muslimah. Aku juga ngerasa ketinggalan karena beberapa temen non-Muslim punya pengikut banyak dan bisa kenalan sama orang baru lewat media sosial, dan aku agak pengen punya komunitas serupa sesama muslimah yang punya minat yang sama. Tapi aku khawatir soal merepresentasikan Islam dengan cara yang bermartabat dan ngadepin Islamofobia online. Apa aku cuma ngejar pengakuan, atau ada cara yang halal buat ngelakuin ini? Nyari nasihat Islam yang tulus.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, kalau kamu sampai bertanya begini, itu udah nunjukin imanmu kuat. Mungkin coba bikin blog aja? Kamu bisa nulis resep dan review makeup tanpa harus posting video. Lebih minim drama, lebih banyak barakah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Riasan itu terasa ribet sih, tapi mungkin cuma suara aja dan close-up produknya? Tanpa muka. Masak sih gampang banget. Lakukan apa yang terasa pas di hati dan taqwamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah 3 tahun! Aku sangat merasakan apa yang kamu alami. Gimana kalau kamu bikin voiceover pakai klip makeup, tapi fokusnya cuma di bagian mata aja? Tapi jujur ya, kamu harus jaga ketenangan diri dari para troll.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar