Makan Siang Gratis hingga Penginapan, Masjid Istiqlal Siapkan 35 Layanan Publik
Masjid Istiqlal Jakarta meluncurkan program “Jumat Berkah” berupa makan siang gratis setiap Jumat, sekaligus menyiapkan 35 layanan tanpa biaya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, olahraga, hingga konsultasi keagamaan. Program yang dimulai Jumat (7/8/2026) ini terbuka bagi seluruh jemaah dan bertujuan menjadikan Istiqlal sebagai pusat pelayanan publik berbasis masjid.
Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa program makan siang gratis akan berlangsung rutin dan terbuka untuk semua tanpa membedakan jenis kelamin. Program ini merupakan kolaborasi dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, dan diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan solidaritas sosial.
Selain makan siang, Masjid Istiqlal menyediakan berbagai fasilitas gratis lainnya, seperti kursus bahasa asing (Inggris, Mandarin, Arab, dan lainnya) dengan penutur asli, pusat kebugaran, lapangan futsal, basket, dan tenis meja, penginapan gratis berkapasitas 70 tempat tidur, ambulans, perpustakaan, serta layanan bagi penyandang disabilitas. Layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konkret masyarakat dan memperluas fungsi masjid dari pusat ritual menjadi ruang pelayanan dan pemberdayaan.
Nasaruddin menekankan bahwa konsep ini meneladani fungsi masjid pada masa Rasulullah SAW sebagai pusat berbagai aktivitas umat. Masjid Istiqlal juga membuka fasilitasnya untuk umat lintas iman, dengan rencana pengembangan program seperti khitanan massal, pelatihan bela diri, dan bimbingan mualaf. Inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi masjid-masjid lain di Indonesia dalam mengintegrasikan fungsi ibadah dengan pelayanan sosial.
https://mozaik.inilah.com/news