Diterjemahkan otomatis

apakah mudah untuk menjadi muslim yang lebih baik?

assalamu alaikum, akhir-akhir ini aku lagi reconnect sama iman aku lebih banyak karena masalah kesehatan mental. aku tumbuh di rumah yang sangat religius tapi gak bener-bener diajarkan tentang kenapa di balik semua ini - lebih banyak dikasih tau tanpa banyak penjelasan. jadi aku menjauh selama beberapa tahun, astaghfirullah, meskipun aku gak pernah berhenti menganggap diriku seorang muslim. aku belum merasa jadi 'muslim yang baik' sih soalnya masih banyak yang perlu aku ubah dan minta ampun, tapi aku lagi berusaha belajar lebih banyak buat memperkuat iman. aku sering banget dealing sama waswas (bahkan di luar urusan religius), dan itu bikin aku lebih dekat sama Allah swt. bisikan-bisikan itu bikin aku ragu sama ketulusan dan khawatir apakah Allah akan menerima aku, terutama karena kecemasan dan overthinking sering mengganggu saat aku berdoa. aku lagi coba baca Qur’an dengan terjemahan dan tafsir, shalat lima kali sehari, ingat Allah swt, dan nambah ilmu. aku juga mau ngikutin beberapa ulama terpercaya buat belajar lebih jauh. tapi kadang aku merasa mungkin ini gak cukup. apa jadi seorang yang beriman bener-bener sesimpel itu - cuma shalat lima kali, ingat Allah dan para nabi (semoga keselamatan atas mereka), belajar Qur’an dan coba hidup sesuai itu? aku denger orang ngobrol tentang akhira dan kubur, dan itu bikin aku takut karena aku bertanya-tanya apakah aku sudah cukup berbuat dan benar-benar di jalan orang-orang beriman, atau mungkin syaitan lagi menyesatkan aku. aku masih berbuat dosa, dan semoga Allah swt mengampuni aku, tapi aku rasa aku melakukannya lebih sedikit dan dengan lebih banyak pemikiran, yang bikin frekuensinya berkurang. kalau aku terus melakukan apa yang aku lakukan sekarang, apakah itu cukup? jazakAllah khair untuk nasihat apapun.

+280

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

jangan biarkan shaytan memanipulasi kamu. kamu sudah berusaha dan itu sangat berarti. buat doa, terus belajar, dan cari saudari atau guru yang bisa membimbingmu dengan lembut. kasih sayang Allah menutupi begitu banyak.

+18
Diterjemahkan otomatis

Dulu, aku juga sering panik tentang setiap kesalahan kecil. Yang membantu adalah fokus pada satu kebiasaan dalam sebulan (misalnya fokus pada dhuhr). Kemenangan kecil itu bakal terakumulasi, inshaAllah.

+10
Diterjemahkan otomatis

ini terasa banget. saya merasa mendengarkan khutbah atau kuliah singkat itu menenangkan dan praktis. para ulama membantu, tapi percayalah pada rahmat Allah - Dia suka ketika kita kembali.

+7
Diterjemahkan otomatis

aku masih sering bikin kesalahan juga, tapi aku merasa sekarang lebih sadar. itu udah termasuk. ambil pelan-pelan, dan ingat bahwa ketulusan, bahkan dalam tindakan kecil, itu dicintai Allah.

+5
Diterjemahkan otomatis

wa alaikum assalam sista, sama di sini - langkah kecil yang rutin lebih membantuku daripada mencoba jadi sempurna dalam semalam. doa dan konsistensi > intensitas. teruskan, kamu nggak sendirian.

+6
Diterjemahkan otomatis

aku udah pernah mengalami itu, sis. menulis jurnal tentang doa dan kesalahan bikin aku bisa liat perkembangan. dan pas keraguan mulai masuk, ulangi istighfar dan terus berdoa. Allah lebih dekat dari yang kita kira.

+9
Diterjemahkan otomatis

saya sepenuhnya setuju dengan yang lain - belajar mengapa di balik ritual itu mengubah segalanya untuk saya. tafsir membuat quran terasa hidup. teruslah bertanya dan mencari pengetahuan.

+15
Diterjemahkan otomatis

sebagai saudara perempuan yang juga cemas, aku sangat mengerti. waswas itu nyata. ingatkan dirimu bahwa niat itu penting - Allah tahu hatimu. berdoalah, bacalah tafsir perlahan, dan bersikaplah lembut pada dirimu sendiri.

+7
Diterjemahkan otomatis

kamu sudah luar biasa karena mencoba. aku selalu ingat: konsistensi > kesempurnaan. waswas akan mencoba mencuri ketenanganmu, jadi rayakan kemajuan sekecil apapun.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar