Indonesia dan Malaysia Pertegas Tekanan terhadap Israel, Masjid Al-Aqsa Jadi Agenda Utama
Indonesia dan Malaysia mempertegas penolakan terhadap tindakan ilegal Israel di Palestina, termasuk Yerusalem Timur dan kompleks Masjid Al-Aqsa, dalam Pertemuan Tingkat Menteri di Amman, Yordania. Kedua negara menegaskan dukungan bagi kemerdekaan Palestina serta perlindungan situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem.
Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, mendorong komunitas internasional untuk meninggalkan respons terpecah dan memperkuat tindakan bersama berdasarkan hukum internasional. Indonesia mengusulkan lima langkah konkret: membangun strategi bersama, menegakkan hukum internasional dan putusan Mahkamah Internasional, memperluas pengakuan Negara Palestina, memperkuat perlindungan Masjid Al-Aqsa, serta mendukung rekonstruksi Gaza, persatuan nasional Palestina, dan mandat UNRWA.
Indonesia menekankan pentingnya perlindungan Al-Aqsa dan mendukung Hashemite Custodianship Yordania atas tempat suci di Yerusalem. Malaysia sejalan dengan menolak perubahan status hukum, sejarah, demografi, dan keagamaan Yerusalem, serta mendukung Negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Pertemuan ini menghasilkan pernyataan bersama yang mendukung penguatan institusi Palestina di Yerusalem dan menolak tindakan unilateral, termasuk pemindahan misi diplomatik ke Yerusalem.
https://mozaik.inilah.com/news