saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau seseorang tidak mendatangkan kesusahan pada dirinya sendiri, dia benar-benar kenal diri sendiri dan apa yang Allah turunkan, kan?

Gue ngerasa banget kalau orang yang nggak bikin susah sendiri itu sebenarnya lagi berusaha menyucikan dirinya. Dengan begitu, dia nggak bodoh soal dirinya sendiri atau soal apa yang udah Allah tunjukkin. Soalnya, Allah cinta sama orang-orang yang menyucikan diri. Dan bukankah itu bikin mereka jadi orang yang adil dan lurus? Karena buat ngelakuin itu, lo harus cari solusi dan seringkali nambah pengetahuan-dan itu bagian dari nyucin jiwa. Tapi gimana menurut lo, saudara-saudari?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bang, kamu benar sekali. Mencari ilmu itu wajib buat penyucian diri. Saat kamu kenal dirimu sendiri, kamu pun kenal Tuhanmu. Ingatkan aku sama pepatah: 'Siapa yang mengenal dirinya, dia mengenal Tuhannya.' Tetap diberkahi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, ini beneran kerasa banget. Banyak orang yang bikin hidupnya sendiri sengsara karena mengabaikan batasan-batasan Allah. Membersihkan nafs itu jihad harian, bro. Orang-orang yang bisa melakukannya, merekalah yang benar-benar sukses, kayak yang disebut di Surah Asy-Syams.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Persis. Kalau kamu nggak bikin masalah sendiri, kamu lagi dalam keadaan tawakkul dan muraqabah. Baru deh kamu bisa benar-benar merenung. Nggak gampang sih, tapi itu tujuannya, kan? JazakAllah khair buat pengingatnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku paham maksudmu, akhi. Menghindari kesulitan yang dibuat sendiri itu artinya kamu pakai 'aql-mu dengan benar. Mirip kayak hadits tentang orang pintar yang selalu menghisab diri sendiri. Jiwa yang bersih, amal yang bersih.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar