Diterjemahkan otomatis

Saya bukan Muslim, tapi saya sedang membaca Al-Qur'an dan mengalami pengalaman aneh.

As-salamu alaykum, Halo semua, Ini pertama kalinya saya nulis di sini, dan saya mau minta pendapat. Saya udah jadi non-pemercaya sejak kecil; keluarga saya enggak religius dan saya juga enggak. Belakangan ini saya mulai baca Al-Qur'an karena tunangan saya Muslim, dan saya pengen ngerti lebih baik tentang iman dia. Saya paham kalau para nabi itu dikirim untuk memperbaiki pesan-pesan sebelumnya dan bahwa Al-Qur'an itu wahyu terakhir. Saya suka banyak ajarannya, dan saya pengen baca seluruh buku ini sekali biar dapet gambaran lengkap. Kalau saya sih sangat rasional, jadi saya nyari bukti (misalnya, saya nerima penjelasan Big Bang untuk asal-usul bumi, dan lain-lain). Tadi malam saya baca lebih banyak sebelum tidur. Pas kami traveling, pasangan saya takut gelap, jadi dia muter audio bacaan Al-Qur'an buat menenangkan diri. Saya pasti bangun beberapa kali, dan setiap kali pikiran dan mimpi saya tentang Al-Qur'an - mungkin karena bacaan yang muter. Saya merasa saya bangun sambil ngomong bahasa Arab (yang saya enggak tau), tapi samar-samar dan saya enggak bisa bilang itu benar-benar terjadi atau hanya mimpi. Saat saya bangun, saya punya kesan kuat kalau saya "menggambar" nomor 41, dan pasangan saya bilang sesuatu kayak, “Bagus! Sayang banget kamu enggak dapet nomor 44.” Dua angka itu terus terngiang di kepala saya, dan hal pertama yang saya lakukan adalah cek Surah 41, ayat 44. Saya baca dan itu bilang kalau Al-Qur'an ditulis dalam bahasa lain selain Arab, orang-orang bakal ng抱 keluhan karena tidak jelas, dan bahwa untuk orang yang percaya itu adalah petunjuk dan penyembuhan, sementara untuk yang tidak percaya itu seperti ketulian dan kebutaan. Juga, sebelum saya tertidur, untuk alasan yang enggak bisa saya jelasin karena saya enggak pernah lakukan ini sebelumnya, saya diam-diam mengulang “Allahu Akbar” tiga kali dalam kepala. Sebelumnya, pasangan saya udah ngejelasin ayat yang saya enggak paham, dan saya bilang, “Maaf kalau saya salah nangkep; saya mengikuti kamu.” Saya enggak tahu bagaimana harus memaknai ini. Apakah ini tanda, kebetulan belaka, atau sesuatu yang lain? Saya baru baca Al-Qur'an selama beberapa minggu. Kenapa saya? Pasangan saya enggak maksa apa-apa ke saya - saya baca sendiri dan dia cuma jawab pertanyaan saya. Saya menghargai perspektif kalian dan insight yang bisa kalian kasih. JazakAllahu khairan.

+288

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Belum ada komentar

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar