Saya butuh sedikit dukungan, assalamu alaikum
Assalamu alaikum. Hai semuanya. Kadang-kadang saya lihat postingan tentang butuh motivasi dan saya coba kasih kata-kata baik bila bisa - itu gratis dan kadang membantu. Hari ini saya yang lagi minta sedikit dorongan. Saya udah jadi penulis dan editor freelance full time sejak Februari 2015. Sebagian besar berjalan lancar, tapi ada juga bulan-bulan yang sulit. Belakangan ini, untuk pertama kalinya dalam hampir 11 tahun, seorang klien bilang mereka bakal mengurangi beban kerja saya karena mereka bikin alat AI internal. Biar jelas, saya bukan anti-AI. Bahkan, beberapa tahun terakhir karier saya bisa terjadi karena saya belajar mengedit karya yang dihasilkan oleh AI. Agensi-agensi menyewa saya untuk memberikan sentuhan manusia, dan itu cara saya bertahan. Saya benar-benar percaya AI bisa jadi alat yang berguna, tapi nggak bisa menggantikan kreativitas manusia atau apapun yang bikin pekerjaan kita punya jiwa. Tetap aja, dapet pesan dari klien yang sudah saya kerja bareng selama 1,5 tahun bikin saya merasa cemas yang udah lama nggak saya rasain. Saya 36 tahun, saya sudah membuat beberapa langkah baik dengan investasi dan asuransi, dan berhasil bepergian sedikit, tapi saya belum dekat dengan pensiun. Saya khawatir tentang mempertahankan karier ini dan kebebasan yang diberikan - kehidupan yang membawa saya untuk bertemu pasangan masa depan saya, seseorang yang ingin saya nikahi, jadi penopang, dan menua bersama. Ini bukan kali pertama saya kehilangan klien bagus (dulu saya pernah dipecat karena dianggap terlalu mahal), tapi ini kali pertama alat yang saya pelajari justru mengancam penghidupan saya. Ironinya sakit. Uang bukan masalah mendesak - saya bisa bertahan mungkin selama dua tahun kecuali ada masalah medis. Saya tahu beberapa orang akan bilang cari kerja "nyata", tapi saya tinggal di negara berkembang dan gaji lokal nggak bisa bersaing dengan tarif USD yang mendukung keluarga saya. Saya adalah pencari nafkah untuk orang tua saya yang sudah pensiun. Saya masih punya kerjaan dan saya reconnect dengan klien-klien lama dan melamar gig. Nggak bilang saya nol penghasilan, tapi kurangnya pendapatan yang stabil dan bisa diandalkan udah jadi stres selama setahun terakhir. Ini lebih berat sekarang karena saya akhirnya punya seseorang yang bikin saya terus melangkah - dan saya mau melindungi senyumnya. Jika kamu pernah mengalami hal serupa - kehilangan pekerjaan yang stabil karena otomatisasi atau perubahan teknologi, lalu berusaha untuk bangkit lagi - tolong bilang ke saya semua akan baik-baik saja. Saya percaya saya bakal lewat fase ini, bahwa ini fase yang banyak orang lalui, tapi buat sekarang saya butuh suara yang menenangkan, bahkan hanya untuk hari ini. Jazakum Allah khair untuk membacanya.