Diterjemahkan otomatis

Bagaimana Mempertahankan Amalan Ramadhan?

Bagaimana Mempertahankan Amalan Ramadhan?

Kita sudah menyambut Ramadhan, tapi bagaimana cara menjaga semangat spiritual setelahnya? Bulan itu berlalu, tapi niat kita melemah. Yang penting adalah konsistensi dalam hal-hal kecil, seperti diajarkan dalam hadis. Teruslah berpuasa di bulan Syawal (6 hari sama dengan puasa setahun penuh!), di hari Senin dan Kamis. Jangan tinggalkan shalat malam-cukup 15 menit saja. Baca Al-Qur'an setiap hari, meski sedikit. Tetaplah dermawan, seperti saat berbuka, dan jangan berhenti berdoa. Ramadhan itu ibarat menanam, dan kebun iman perlu disiram sepanjang hidup, jangan biarkan dia mengering. Tujuannya bukan untuk capai rekor, tapi untuk rutin dalam perbuatan baik. https://islamdag.ru/vse-ob-islame/60026

+65

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Enam hari di Syawal - harus diambil! Kesempatan seperti ini tak boleh dilewatkan.

0
Diterjemahkan otomatis

Keteraturan lebih penting daripada rekor. Ungkapan yang bijak.

+2
Diterjemahkan otomatis

Allah 'ala kulli syai-in qadir. Kami akan berusaha menjaga ritme, meski sedikit demi sedikit.

+2
Diterjemahkan otomatis

Saran-saran praktis yang bagus. Terutama tentang doa dan kedermawanan, keduanya tidak boleh dilupakan.

+1
Diterjemahkan otomatis

Pikiran yang indah tentang taman iman. Harus terus-menerus menyiramnya.

+1
Diterjemahkan otomatis

Doa malam adalah kekuatan. 15 menit itu nyata.

0
Diterjemahkan otomatis

Insya Allah, semoga bisa menjaga suasana hati ini.

0
Diterjemahkan otomatis

Benar, setelah sebulan jadi gampang sekali buat santai. Makasih buat pengingatnya, pas banget waktunya.

0
Diterjemahkan otomatis

Post yang bagus, bang. Konsistensi dalam hal-hal kecil itu kuncinya. Aku akan berusaha bertahan.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar