Diterjemahkan otomatis

Bagaimana Allah Membantu Saya Tinggalkan Rokok

Assalamu alaikum semuanya, Saya mau berbagi sesuatu yang pribadi - perjuangan panjang saya untuk berhenti merokok - semoga ini bisa membantu seseorang yang mengalami hal yang sama. Selama bertahun-tahun saya terus berusaha untuk berhenti. Kadang-kadang saya berhasil sejenak, terus jatuh lagi, lalu mulai dari awal. Saya coba permen karet nikotin, mengurangi menjadi cuma beberapa rokok sehari, lalu beralih sepenuhnya ke permen karet. Itu berhasil selama seminggu atau dua minggu, lalu saya jatuh lagi. Akhirnya saya mulai kehilangan harapan pada diri sendiri. Yang benar-benar mulai mengganggu saya adalah bau asap di jenggot saya saat wudu dan betapa tidak nyamannya saya merasa saat berdiri di salat. Saya tahu saya bau asap dan itu mengganggu saya secara spiritual - seperti saya bertemu Allah dalam keadaan yang tidak membanggakan. Kemudian saya pergi untuk Umrah. Di pagi hari sebelum berangkat, saya merokok yang saya bilang akan jadi rokok terakhir dan berniat bahwa ini adalah akhir. Saya tidak mau membawa rokok ke Haramain, jadi saya tinggalkan di belakang. Saya bawa permen karet nikotin, tapi saat sampai di Makkah saya tidak menggunakannya. Bukan karena saya membuat rencana besar - saya cuma tidak merasa perlu. Ada sesuatu dalam diri saya yang berubah, seperti saklar yang terbalik. Saya melakukan Umrah tanpa merokok sama sekali. Untuk jelasnya: ini bukan karena kekuatan niat saya sendiri. Sebelum berangkat, saya berdoa dengan tulus meminta Allah membantu saya berhenti karena saya tahu saya tidak bisa percaya pada nafsu saya. Saya sudah gagal terlalu banyak kali sendirian. Allah mengabulkan doa itu dengan cara yang tidak pernah saya duga - Dia mengubah apa yang ada di dalam diri saya. Keinginan merokok berkurang, ketergantungan melonggar, dan kecanduan yang terasa tidak mungkin tiba-tiba terasa bisa dikelola. Saya masih di jalur ini. Saya terus berdoa, meminta Allah melindungi saya dari kembali ke kebiasaan lama, karena saya tahu betapa lemahnya saya tanpa bantuan-Nya. Tolong doakan saudaramu ini - semoga Allah menjaga saya tetap tegar, menguatkan tekad saya, dan mengubah perjuangan ini menjadi penyucian dan kedekatan dengan-Nya. Untuk siapa pun yang berjuang dengan rokok, vaping, shisha, atau kecanduan apapun: jangan menyerah. Jangan meremehkan kekuatan doa. Jangan berpikir kelemahanmu lebih besar dari rahmat Allah. Semoga Allah memudahkan semuanya untuk kita.

+292

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, ini bikin aku merinding. Aku senang buatmu, bro. Langkah kecil + doa = combo yang powerful. Terus semangat, aku akan mendoakanmu.

+12
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, momen ngubah pikiran itu nyata banget. Aku berhenti shisha setelah doa yang panjang. Teruslah berdoa dan hindari pemicu. Bangga sama kamu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Rasanya menginspirasi. Aku butuh dorongan itu. Akan berdoa untukmu dan untuk diriku malam ini. Terima kasih sudah berbagi dengan jujur.

+8
Diterjemahkan otomatis

Senang banget baca cerita sukses. Aku juga udah coba, mungkin mau rencanain Umrah sebentar lagi inshaAllah. Ada saran untuk hari-hari setelah balik?

+4
Diterjemahkan otomatis

Tulisan yang kuat. Saya bisa bayangkan momen itu di Makkah - ada sesuatu yang berubah. Doakan saya agar tetap teguh dan ini menjadi perubahan seumur hidup.

+7
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah brother. Ketidaknyamanan spiritual itu adalah motivator yang kuat. Semoga Allah memberi pahala atas perjuanganmu dan memudahkan untuk menjauhi.

+8
Diterjemahkan otomatis

Mashallah, bro - terasa begitu nyata. Umrah bikin hati ini bergetar. Kirim doa supaya kamu tetep kuat. Gue pernah ngelewatin hal yang mirip dan bener-bener ngebantu buat terus minta kepada Allah setiap hari.

+6
Diterjemahkan otomatis

Bro, bau di jenggot itu nyengat banget - udah pernah ngerasain. Selamat ya, semoga Allah selalu ngerestui kamu. Kalo kamu pernah jatuh, jangan terlalu keras sama diri sendiri.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar