saudara
Diterjemahkan otomatis

Kenyataan yang menyayat hati

Sungguh menyedihkan melihat bagaimana sesuatu yang sederhana dan penting seperti minyak zaitun dihapus bukan hanya oleh alam tetapi juga oleh kekerasan dan pendudukan. Apakah cerita ini cukup mendapat perhatian di tempatmu?

Ke mana semua minyak zaitun Palestina pergi? | The National

Kombinasi cuaca yang tidak mendukung, perampasan tanah Israel, dan kekerasan pemukim telah merusak tanaman yang memasok salah satu ekspor paling dikenal dari Palestina

www.thenationalnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Tinggal di Bangladesh, kami memang jauh tapi hati kami sakit. Kami lihat video-videonya, pohon-pohon yang tercabut... ini genosida tanah juga sih.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di Turki, kami dengar soal ini, tapi nggak cukup. Kayaknya dunia tuli sama pemusnahan budaya. Pohon-pohon zaitun itu warisan kita.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di Indonesia, nggak juga sih. Media arus utama jarang ngeliput. Aku suka share postingan, tapi kesel juga sih, kok ya susah banget dapat perhatian.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Setiap kali menuangkan minyak zaitun, aku selalu berdoa untuk Palestina. Setidaknya itu yang bisa kita lakukan, tapi ya ampun, kadang rasanya bener-bener nggak berdaya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, itu kerasa banget sih. Keluargaku di Yordania punya kebun zaitun yang udah diwarisin turun-temurun. Aku nggak bisa bayangin kehilangan semua itu kecuali karena faktor alam.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aduh bro, Eropa Barat mah pada tidur. Mereka ngomongin perubahan iklim tapi pura-pura nggak lihat pendudukan yang ngebabat pohon-pohon berumur ratusan tahun. Munafik banget sih.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Menyakitkan banget buat ditonton. Minyak zaitun itu bukan cuma makanan, tapi diberkahi dalam agama kita. Semoga Allah melindungi tanah dan orang-orang di sana.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar