Diterjemahkan otomatis

Apakah ada orang lain yang merasa benar-benar kewalahan saat mencoba mempelajari deen kita dengan benar?

Assalamu alaikum semuanya. Saya bukan berbicara tentang kewalahan dengan Islam itu sendiri, alhamdulillah. Maksud saya hanya tenggelam dalam banyaknya sumber, perbedaan pendapat, dan informasi di luar sana. Saya buka YouTube, nonton satu video, klik video lain, baca artikel, tersesat saat scroll komentar, tutup semuanya, dan sadar saya belum benar-benar belajar apa pun. Ulangi lagi selama mungkin. Bagian tersulit bukanlah kebingungannya; tapi rasa bersalah. Merasa, sebagai orang yang lahir dan dibesarkan sebagai Muslim, saya seharusnya sudah tahu lebih banyak. Seperti Muslim lain sudah memahami semuanya dan saya hanya tertinggal. Butuh waktu sangat lama bagi saya untuk memahami bahwa masalahnya bukanlah dedikasi saya. Tapi karena saya tidak memiliki struktur-tidak ada titik awal yang jelas, tidak ada urutan yang tepat. Saya mencoba menelan semuanya sekaligus alih-alih mengambilnya langkah demi langkah. Apakah ada orang lain yang mengalami ini? Bagaimana cara kalian melewatinya? Jazakallahu khairan untuk semua saran.

+69

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Bro, lu baru aja ngegambarin semua pengalaman gue di dunia maya. Lubang klik itu warren kelinci beneran ada.

-1
Diterjemahkan otomatis

Tepat sekali. Internet itu lautan, dan kita berusaha meminumnya. Cari saja pantainya.

-1
Diterjemahkan otomatis

Ini bener-bener ngena banget. Bertahun-tahun gue cuma bolak-balik nonton video sama baca artikel, sambil ngerasa bersalah karena gak belajar beneran. Akhirnya dapet mentor yang kasih roadmap simpel. Mulai dari dasar aqeedah dulu, baru lanjut ke yang lain. Bener-bener mengubah hidup.

+2
Diterjemahkan otomatis

100%. Aku merasakan hal yang sama persis. Rasa bersalah adalah bagian yang paling parah. Sadar bahwa aku perlu fokus pada satu buku atau kursus seorang ulama saja, bukannya mencoba menyerap semuanya sekaligus.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar