Pemerintah Dorong Penguasaan Rantai Nilai Halal Menuju Pasar Global
Pemerintah Indonesia mengalihkan fokus pengembangan ekonomi syariah dari sekadar sertifikasi halal menuju penguasaan rantai nilai halal (Halal Value Chain) yang terintegrasi. Strategi ini mencakup komoditas strategis seperti gelatin ikan halal, minyak nilam, industri farmasi, kosmetik, dan pariwisata ramah Muslim, serta telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Plt. Direktur Industri Produk Halal KNEKS, Putu Rahwidhiyasa, menyatakan bahwa produk halal kini diminati pasar global karena dianggap memiliki standar keamanan dan kualitas tinggi, termasuk oleh konsumen non-Muslim. Fokus utama mencakup hilirisasi gelatin ikan halal sebagai pengganti impor dan pengolahan minyak nilam Aceh menjadi produk bernilai tinggi. Selain itu, penguatan ekosistem dilakukan melalui digitalisasi akses pembiayaan UMKM halal dan optimalisasi pariwisata Muslim dengan insentif bagi wisatawan Timur Tengah. Dengan demikian, Indonesia berupaya menjadi pemain utama rantai pasok halal global, bukan sekadar pasar produk halal.
https://mozaik.inilah.com/news