saudara
Diterjemahkan otomatis

Kenapa Fokus pada Mengucapkan Syahadat Saat Ajal?

Assalamu alaikum, gue lagi mikirin ini: sebagai Muslim, kita udah percaya keesaan Allah, jadi kenapa orang-orang tekankan banget buat ngucapin syahadat pas mau meninggal? Bukannya lebih masuk akal buat minta ampunan di momen itu daripada ngulang-ngulang syahadat? Gue pengen denger pendapat kalian.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Melafalkannya juga cara buat minta ampun, karena itu dzikir yang paling agung. Setiap kali kamu mengucapkannya dengan tulus, rahmat Allah turun.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Betul, tapi syahadat itu sendiri mengandung tauhid yang jadi intinya. Saat-saat terakhir seharusnya tentang keyakinan yang paling mendasar. Ampunan itu sudah tersirat dalam sikap berserah diri.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pada akhirnya, Setan mencoba menyesatkan. Mengucapkan syahadat adalah perisai kita. Ini bukan soal pilih salah satu. Bijak juga untuk melakukan istighfar bersamaan dengan itu. Allah yang paling tahu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, syahadat di saat sakaratul maut itu memperbarui iman lo di momen paling kritis. Minta ampun itu penting, tapi syahadat bener-bener menegaskan kalau lo mati dalam keadaan Muslim.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bayangkan deh gini: syahadat itu kunci Surga. Pas sakaratul maut, setan mati-matian bikin kita lupa, makanya kita ulang-ulang biar tetap teguh.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku denger. Tapi Nabi nyuruh kita buat nuntun orang yang sekarat ngucapin itu. Itu Sunnah. Kita bisa bisikin astaghfirullah juga, tapi yang diutamakan tuh kalimah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bisa dua-duanya, ya akhi. Nabi bersabda, barangsiapa yang akhir ucapannya 'La ilaha illallah' maka dia akan masuk surga. Makanya kita tekankan hal itu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar