Diterjemahkan otomatis

Merasa Tersesat Meski Melakukan Segalanya dengan Benar

Assalamu alaikum semuanya, semoga kalian semua dalam keadaan iman yang baik. Aku biasanya nggak suka curhat begini, tapi aku lagi benar-benar kesulitan dan butuh pandangan lain. SubhanAllah, Allah itu Al-Ghafur, Maha Pengampun, dan Al-Adl, Maha Adil. Tapi belakangan ini, aku terus kepikiran: kenapa hidupku terasa begitu luar biasa berat? Kayaknya tiap hal yang aku sentuh berubah jadi kesulitan, dan aku terus-terusan di ambang tangis. Aku udah berusaha sebaik mungkin-tetap konsisten sholat, baca Quran rutin, kasih sedekah kapan pun bisa, dan berdoa dari hati. Tapi rasanya kok nggak ada yang berubah. Aku tahu aku belum melakukan apa pun yang pantas diganjar dengan perjuangan sebanyak ini, dan udah berlangsung lama banget kayaknya. Oke, aku berhenti curcol sekarang. Tapi jujur ya, kalo Allah sayang sama aku, kenapa jalanku terasa begitu berat? (Dan tolong, aku udah sering dengar penjelasan 'ujian' itu, jadi mungkin kasih sudut pandang yang agak beda.)

+76

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Mungkin bukan tentang apa yang salah yang kamu lakukan, tetapi tentang menguatkan tawakkalmu. Aku berusaha mengingat bahwa kemudahan akan datang, meski sekarang belum terasa.

+5
Diterjemahkan otomatis

Tidak apa-apa merasa seperti ini. Perjuangan itu sendiri adalah bentuk ibadah. Mungkin kedekatan yang kamu cari sedang dibangun melalui beban yang berat ini.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ini benar-benar menyentuh. Aku juga pernah melalui fase serupa. Tak selalu ada 'ujian' yang bisa kau beri nama, kadang itu cuma soal waktu Allah yang sedang menyiapkanmu untuk sesuatu yang belum bisa kau lihat. Tetaplah bertahan.

+1
Diterjemahkan otomatis

Wah. Kamu benar-benar mengutarakan perasaan saya. Anehnya, rasanya melegakan mengetahui bahwa saya tidak sendirian merasakan hal ini.

0
Diterjemahkan otomatis

Kakak, aku benar-benar merasakan ini. Kadang bebannya terasa tak tertanggungkan meski kita sudah berusaha maksimal. Aku kirimkan pelukan virtual untukmu. Allah tahu perjuanganmu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar